Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Kepala BRIN Arif Satria dan jajaran pemerintah saat penandatanganan kerja sama penguatan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat, Kamis (8/10/2026).

i

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Kepala BRIN Arif Satria dan jajaran pemerintah saat penandatanganan kerja sama penguatan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat, Kamis (8/10/2026).

KABUPATEN BEKASI – Kementerian Sosial memperkuat pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat dengan melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan).

Para mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke 182 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia selama dua pekan mulai Jumat (9/10/2026). Mereka akan mendampingi siswa yang menjalani pendidikan dengan sistem berasrama.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, keterlibatan mahasiswa Unhan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembentukan karakter siswa Sekolah Rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendampingan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan belajar, tetapi juga membantu siswa membangun kebiasaan hidup disiplin dan mandiri selama berada di lingkungan asrama.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Agung At-Taufiq Karangbahagia

Siswa akan dibimbing untuk terbiasa merawat diri, menjaga barang pribadi, merapikan tempat tidur, mengikuti jadwal kegiatan, hingga menjalankan rutinitas harian secara teratur.

“Mahasiswa Unhan selama dua minggu untuk membantu penguatan kedisiplinan daripada anak-anak siswa Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul dalam kegiatan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Bekasi.

Program tersebut juga melanjutkan pola pendampingan yang sebelumnya dilakukan oleh kadet akademi militer. Para kadet telah memberikan pendampingan kepada siswa Sekolah Rakyat selama satu pekan.

Menurut Gus Ipul, pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta kepercayaan diri menjadi bagian penting dari proses pendidikan.

Baca Juga :  Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Hal itu dinilai penting karena siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga dengan kondisi sosial dan ekonomi yang beragam, terutama keluarga yang masuk kelompok kurang mampu.

Gus Ipul juga mengingatkan agar kondisi keluarga tidak menjadi alasan bagi siswa untuk merasa minder.

Pesan tersebut disampaikan saat seorang siswa Sekolah Rakyat, Aditya Yusuf Mircaus, diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.

Aditya merupakan anak kelima dari lima bersaudara dan berasal dari Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Ia sebelumnya menempuh pendidikan di tingkat SMP sebelum bergabung dengan Sekolah Rakyat.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi: ASN Harus Jadi Panutan, Bukan Beban Publik

Dalam dialog tersebut, Aditya menceritakan bahwa ayahnya pernah bekerja sebagai pemasok dan pengantar barang untuk pabrik. Sang ayah meninggal dunia pada 31 Maret 2026 dalam usia 62 tahun.

Sementara itu, ibu Aditya merupakan ibu rumah tangga.

Mendengar cerita tersebut, Gus Ipul meminta Aditya tetap percaya diri dan tidak malu dengan kondisi keluarganya.

“Tidak boleh minder, tidak boleh merasa takut untuk bisa memperkenalkan keluarganya. Tidak usah malu dengan keadaan ibu,” ujarnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia
Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa
Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa
Wawali Harris Bobihoe Hadiri Maulid Nabi di Pondokgede, Ajak Warga Teladani Rasulullah
Gebrak Pasar di Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta
APBD Tembus Rp7,8 Triliun, Asep Surya Atmaja Bongkar Tambahan Rp24 Miliar untuk BPJS
DPRD Kebut Perubahan APBD 2026, Ade Sukron Target Akhir Oktober Mulai Jalan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa

Berita Terbaru