Kecamatan Lemahabang Rawan Banjir, Gara-Gara Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

- Redaksi

Minggu, 11 November 2018 - 17:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Musim hujan sangat dinanti nanti oleh masyarakat khususnya para petani yang menggantungkan hidupnya pada bidang pertanian baik sawah maupun pertanian pada umumnya.

Namum bagi sebagian masyarakat lain, datangnya musim hujan menjadi kehawatiran tersendiri, seperti masyarakat rumahnya terancam bencana lonsor maupun banjir.

Menjadi daerah langganan banjir setiap tahunnya yang dialamai open masyarakat yang bermukim dibantaran sungai Singa Raja dan Sungai Singa Ratu Desa Lemahabang Cirebon.

Dituturkan oleh Musa warga Blok Timpas Desa Lemahabang, banjir yang kerap kali melanda pemukimannya akibat ulah tidak bertanggung jawab masyarakat yang membuang sampah ke sungai.

“Kami masyarakat disini sering melakukan kegiatan sosial membersihkan sampah di sungai, namum banyaknya volume sampah yang dibuang masyarakat menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah kami, ” paparnya kepada jurnalis media rakyatjabarnews.com saat ditemui di bantaran sungai Singa Raja Lemahabang, Minggu (11/11/2018).

Baca Juga :  One Way Arus Mudik Resmi Ditutup Pukul 08.30 WIB, JM Imbau Pengguna Jalan Antisipasi Puncak Arus Mudik Hari Ini

Rendahnya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah ke Sungai dan minimnya infrastructure tentu harus menjadi keprihatinan dari seluruh stakeholders, baik pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon maupun Pemerintah Pusat.

” Perbaikan di area sungai seperti normalisasi dan perawatan infrastructure tentu harus diutamakan, masalah tidak adanya tempat Pembuangan Akhir (TPA) harus segera bisa diatasi agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke Sungai.”

Baca Juga :  Laka Lantas di Tol, Mobil Pick Up Terguling Akibat Ditabrak

Musa menambahkan jika pihak BBWS saat ini sedang melakukan perbaikan tanggul di Sungai Singa Raja, dengan harapan tanggul yang dibangun nantinya mampu menahan luapan air.

“Kebetulan pihak BBWS mendengar keluhan kami, tanggul sepanjang 65 meter ini sangat vital pada saat musim hujan,” imbuhnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami