oleh

Jasa Marga Raih Gold Winner Untuk Brand Strength Di Ajang RRI BUMN Award

RJN, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan pencapaian terbaiknya di tahun 2019 dengan meraih Gold Winner untuk kategori Brand Strength dalam penghargaan RRI BUMN Award, Jumat (27/9/2019).

Penghargaan ini menunjukkan bahwa sebagai salah satu BUMN, Jasa Marga berhasil membangun brand yang kuat dan konsisten dalam menjaga kepuasan pelanggan.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kementerian BUMN Iman A. Putro, Direktur Utama RRI M. Rohanudin serta Direktur Utama Riset Iconomic Alex Mulya

Dalam sambutannya Rohanudin mengatakan, selama ini sejumlah BUMN sudah menjalankan dengan baik fungsi dan perannya baik sebagai perwakilan negara di sektor bisnis maupun sebagai korporasi yang mencari keuntungan.

“BUMN-BUMN yang sudah menjalankan tugas dan peran dengan baik itu layak diberikan apresiasi agar kinerjanya terus terpacu dan menginsipirasi BUMN lainnya,” tambahnya.

Penyerahan penghargaan RRI BUMN Award ini berlangsung di Auditorium Yusuf Ronodipuro Gedung RRI, Kamis (26/9), dan diterima oleh Dwimawan Heru Santoso, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

“Kami bersyukur atas penghargaan ini. Penghargaan ini memicu JSMR untuk terus memberikan pelayanan yang berkualitas dan meningkatkan kepuasan pelanggan, agar brand awareness kami yang sudah dipahami masyarakat, bisa ditingkatkan menjadi brand image yang positif dalam persepsi publik, khususnya pengguna jalan tol,” ujar Heru usai menerima penghargaan tersebut.

RRI BUMN Award merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan atas kerja sama RRI sebagai Radio Republik Indonesia dan Media Iconomic Research. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Perusahaan BUMN yang berhasil menjadi penguasa pasar di tengah ketatnya persaingan industri, sekaligus mengapresiasi BUMN yang telah memberikan kontribusi sosial ekonomi kepada masyarakat Indonesia.

Apresiasi ini diberikan dengan mempertimbangkan empat kategori yaitu market domination, brand awareness, customer service, dan social economy. Adapun penilaian terhadap empat kategori tersebut dilakukan melalui beberapa metode diantaranya adalah Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para pakar untuk mengetahui penilaian mereka terhadap BUMN serta penyelenggaraan survey di 10 kota yang melibatkan lebih dari 10.000 responden.

(red/rjn)

Komentar

News Feed