Jajanan Khas Betawi Ada di Muludan Kota Cirebon

- Redaksi

Selasa, 20 November 2018 - 22:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Jajanan khas Betawi, kerak telor, selalu hadir setiap perayaan muludan di Keraton Kasepuhan Cirebon. Di setiap sudut pasar malam muludan, pasti akan dijumpai para pedagang kerak telor tersebut.

Kerak telor tak kalah lezatnya dengan kuliner yang ada di Cirebon. Cara masaknya yang cukup unik dengan membolak-balikan wajan agar kerak telor tersebut matang dengan rata, menjadikan jajanan tersebut cukup banyak disukai masyarakat.

Baca Juga :  OTT KPK atas 2 Kementerian Adalah hadiah Kado Tahun Baru Buat Rakyat

Bahan dasar kerak telor adalah telor dan beras ketan yang disertai bumbu penyedap garam, merica, sasa, udang kecil kering, dan bawang goreng. Harganya pun variatif. Jika dengan telur ayam harganya Rp. 10.000 dan jika dengan telur bebek harganya Rp. 15.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang pedagang kerak telor Mul (67), asal Garut Jawa Barat, mengatakan, setiap perayaan muludan Cirebon di Keraton Kasepuhan dia selalu hadir. Mul adalah pedagang kerak telor yang pertama di pasar malam muludan, sejak tahun 1992.

“Untuk berjualan di arena pasar muludan Keraton Kasepuhan ini, saya harus sewa lapak Rp. 400.000,- untuk 22 hari dengan ukuran 1 x 2 meter,” katanya, Selasa (20/11/2018).

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Kolaborasi dengan Berbagai Pihak Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Lanjut Mul, setiap hari, kerak telor laris terjual. Dia menghabiskan 2 kilogram telur ayam (15 biji) dan 20 biji telur bebek.

Baca Juga :  Pemprov Serahkan Aset Gedung Pisdiklatpri kepada Pemkot Cirebon

“Alhamdulillah kalau tidak hujan malah bisa nambah lagi 2 kilogram telur ayam dan 10 telur bebek. Masyarakat pun sangat suka dengan makanan ini. Dalam 22 hari ini bisa menghasilkan keuntungan sampai 2 juta rupiah,” Pungkasnya. (ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB