Kerja sama ini untuk menciptakan Correctio yang tak hanya akan menjadi pusat bisnis berbasis teknologi terbesar dan pertama di Indonesia, namun juga menjadi kawasan industri yang menunjang ekosistem hijau dan keberlanjutan.
Shinji Kobayashi selaku President Director of PT MHI Indonesia menyatakan Mitsubishi Heavy Industries Group memberikan solusi inovatif dan terintegrasi di berbagai industry di seluruh dunia sejak 130 tahun lalu. Meliputi sistem enegi, sistem pembangkit listrik, infrastuktur, logistik, sistem pendingin dan lainnya.
“Misi kami adalah untuk berkontribusi pada kemajuan masyarakat. Oleh karenanya, kami akan terus secara akurat mengidentifikasi kebutuhan industri serta menyediakan solusi kelas dunia yang berwawasan ke depan,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai mitra Jababeka yang akan berperan dalam pembangunan Correctio, MHI Group terdorong untuk menemukan cara baru yang berkelanjutan untuk menggerakkan kawasan ini, meningkatkan infrastruktur, dan berinovasi di manufaktur kawasan.
Jababeka juga akan mendorong tenant di Kawasan Industri Jababeka untuk bersinergi bersama menuju industri 4.0 dengan energi bersih dan terbarukan. Kemitraan ini merupakan langkah strategis Jababeka sejalan dengan visi pemerintah yang berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dengan menetapkan target Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat. Di lain sisi, peluang yang bisa diperoleh Jababeka bersama para Startup dan industri di Correctio yaitu terciptanya lapangan kerja hijau dan dekarbonisasi sektor.
Kemitraan ini juga dilangsungkan menyambut momentum G20 dan juga Business 20 (B20) di Indonesia pada November mendatang. Jababeka dan MHI berperan aktif dalam G20 semasa kepemimpinan Indonesia di tahun 2022. Di dalam Business 20 (B20) sebagai business community mitra dialog G20, jajaran pemimpin Jababeka dan MHI sama-sama menduduki posisi Deputy dan Co-Chair dari B20 Taskforce for Energy, Sustainability and Climate.
Oleh karenanya, kerjasama ini menjadi bagian dari pengawalan transisi energi menuju net-zero dan merupakan aksi bisnis dalam rangka kepemimpinan G20 oleh Indonesia di 2022. Setelah menggandeng sejumlah mitra strategis mulai dari BRIN, Indogen, BISA AI, Telkomsel dan MHI, Jababeka akan terus berupaya untuk menghasilkan terobosan dan langkah strategis lainnya demi mendukung terciptanya Industry 4.0. dan Society 5.0. di kawasan Correctio. Hal ini tak lain untuk memenuhi kebutuhan para industri dan Startup yang ekosistemnya akan terintegrasi di Correctio, kawasan yang dipercaya sebagai The Next Silicon Valley di Indonesia. (rls)
Halaman : 1 2









