Indonesia Energy & Engineering Series 2023 (IEE Series 2023) Menjadi Ajang Kolaborasi Perusahaan Sektor Penggerak Nasional

- Redaksi

Kamis, 14 September 2023 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain kedua seminar tersebut, seminar bertema “Indonesia Engineering Innovation for Energy Sector” yang diadakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Tender Indonesia juga menekankan pentingnya inovasi teknik dalam mengatasi tantangan sektor energi di Indonesia. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi solusi teknik dalam mengintegrasikan energi terbarukan, teknologi penyimpanan energi, dan jaringan listrik yang semakin terpercaya. Kolaborasi antara industri, lembaga penelitian, dan pemerintah juga menjadi sorotan yang tidak kalah penting untuk mewujudkan kemajuan Indonesia lebih cepat.

Pada hari kedua IEE Series 2023, terdapat enam sesi seminar hybrid yang berada di tiga lokasi panggung yang berbeda :

Panggung hybrid pertama di Pre-Function Hall D2:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Sesi ‘Energy Talk’ dengan tema “Accelerating Digital Infrastructure for the Industry and Energy Talk” yang diadakan oleh PJCI
  2. Sesi ‘Sustainable Energy Talk’ dengan tema “Accelerating the Energy Transition in Indonesia with Sustainable Urban Energy” diadakan oleh Asia Pacific Urban Energy Association (APUEA) 
Baca Juga :  DPRD Kabupaten Bekasi Tetapkan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

Panggung hybrid kedua di Trade Mart Building: 

1. Majalah Tambang yang memeriahkan sesi ‘ABB Mining Talk’ dengan tema “Electrification in Mining: Revolutionizing the Industry for Sustainable and Efficient Operations”.

2. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi KESDM RI & ASPERMIGAS mengadakan sesi ‘OGI Tech-Talk’ dengan tema “How Managing Methane Emissions could Become an Opportunity for Oil and Gas Industry to Reach Faster NZE Target.”

Panggung hybrid ketiga di Hall B3: 

Indonesia Water Association (Idwa) pada seminar ‘Water Talk’ dengan tema “Water Sustainability and the 3R Framework: A Path to Water Conservation”

Indonesia Construction & Architecture Network untuk sesi ‘Infrastructure Talk’ bertemakan “Water Resources: Key for Sustainable Development in Indonesia”

Baca Juga :  XL Axiata Ingatkan Pentingnya Keberadaan “Jalur Bakat" Untuk Perempuan

Di hari kedua ini, Satryo Soemantri Brodjonegoro, selaku Penasihat Khusus Kebijakan Inovasi dan Daya Saing Industri Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia di sesi ‘Energy Talk’ dengan tema “Accelerating Digital Infrastructure for the Industry and Energy Sector” menyatakan bahwa kerjasama antar berbagai industri pada sektor energi menjadi kunci mencapai tujuan bersama Indonesia yang lebih berkelanjutan. “Data IEA (International Energy Agency) menunjukan konsumsi energi global meningkat 50-75% pada tahun 1995-2020. Sehingga, adanya New Digital Infrastructure (NDI) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi alokasi energi, mengoptimalkan struktur industri regional, klasifikasi inovasi energi hijau, serta memberikan solusi berbagai masalah yang terdapat dalam proses transisi energi. NDI merupakan aspek penting dalam perkembangan model produksi dan operasional industri energi. Saya berharap kita dapat lebih mengembangkan penggunaan NDI untuk memastikan proses transisi energi yang konsisten di berbagai industri.”

Baca Juga :  DPC PDI Perjuangan Gelar Upacara & Perlombaan 17-an, Ratusan Kader Tumpah Ruah

Banyak dan beragamnya seminar ini membuktikan bahwa IEE Series 2023 merupakan wadah berkumpulnya berbagai perusahaan sektor penggerak nasional. Pemangku kepentingan pada masing-masing perusahaan berkumpul dan berkolaborasi dalam pameran ini untuk menuju pembangunan Indonesia yang lebih baik dan tentunya lebih ramah lingkungan. Lia Indriasari, Portfolio Director for Energy, Engineering, & Transport Pamerindo selaku penyelenggara IEE Series 2023 menegaskan bahwa kolaborasi bersama berbagai industri dari berbagai sektor menjadi sangat penting untuk mendukung sektor konstruksi dan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan. “Dengan teknologi baru yang ditampilkan, pameran ini mengilhami perkembangan industri dan berbagai inovasi untuk mendorong pertumbuhan berdampak positif pada lingkungan dan masyarakat. Mari kita apresiasi kontribusi seluruh stakeholder dalam menciptakan platform ini untuk memajukan industri ke arah yang lebih berkelanjutan,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya Belanja, Pengunjung Jakarta Fair 2026 Ramai-Ramai Donor Darah di Tengah Keramaian
TahiLalats Resmi Jadi Official Merchandise Jakarta Fair 2026, Ini yang Ditawarkan
Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
XLSMART Gaspol Transformasi Digital! Luncurkan Ekosistem ESTA Berbasis AI & 5G di BRAVO 500 Summit 2026
Jadwal Fiersa Besari di Jakarta Fair 2026, Siap Bawakan “Celengan Rindu” di Pekan Pertama
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
XLSMART & KOMDIGI Luncurkan DigiHer, Target 2,4 Juta Perempuan Digital 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Ingatkan Risiko AI, Pemerintah Siapkan Regulasi Ketat

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:16 WIB

Tak Hanya Belanja, Pengunjung Jakarta Fair 2026 Ramai-Ramai Donor Darah di Tengah Keramaian

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WIB

TahiLalats Resmi Jadi Official Merchandise Jakarta Fair 2026, Ini yang Ditawarkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:41 WIB

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:48 WIB

XLSMART Gaspol Transformasi Digital! Luncurkan Ekosistem ESTA Berbasis AI & 5G di BRAVO 500 Summit 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:54 WIB

Jadwal Fiersa Besari di Jakarta Fair 2026, Siap Bawakan “Celengan Rindu” di Pekan Pertama

Berita Terbaru