Hanya Masalah Sepele, DS Cekik NR Hingga Jedotin Ketembok

- Redaksi

Sabtu, 29 Juni 2019 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

i

Ilustrasi.

RJN,Bekasi – Peristiwa penganiayaan terhadap perempuan terjadi di Kranji, Bekasi Barat tepatnya di Jalan Masjid Al Ikhlas RT 08 RW 10.

Penganiayaan yang menimpa NR (32) oleh sang suami DS di kediamannya di Senin 10 Juni 2019. Ironisnya, penganiayaan tersebut dipicu masalah sepele, yakni salah paham antara korban dengan pelaku yang menikah secara siri itu.

NR ketika ditemui di kediamannya menceritakan, awal mula kejadian karena NR menegur DS perihal adik pelaku yang keluar kerja tanpa meminta izin korban terlebih dulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NR mempertanyakan hal tersebut karena NR merupakan supervisor di tempat adik DS bekerja. Tak terima dengan teguran tersebut, pelaku lalu naik pitam dan langsung menganiaya korban secara bertubi-tubi.

Baca Juga :  TPA Sumur Batu Longsor

“Saya negurnya padahal baik-baik, cuma dia (pelaku) gak terima dan langsung aniaya saya,” kata NR di Bekasi, Jum’at (28/6/2019).

Menurut NR, saat itu rambutnya dijambak oleh pelaku yang kemudian membenturkan kepala korban ke tembok. Pelaku juga mencekik leher hingga korban sempat kesulitan bernapas.

“Saya dijambak, dijedotin, dicekik sampai sakit dan bengkak kepala sama badan saya,” ujar NR.

Akibat penganiayaan tersebut, korban yang memiliki seorang balita usia 9 bulan hasil pernikahan sirinya dengan pelaku, menderita luka bengkak di kening, sakit di ibu jari kanan, lecet di kedua kaki, leher sakit, bengkak di kepala bagian atas serta pusing.

Baca Juga :  Perda Pesantren Disahkan, Uu Ruzhanul: Ponpes Salafiyah Kini Bisa Dapat Bantuan

Insiden ini lalu dilaporkan korban ke Polres Metro Bekasi Kota, dengan nomor LP/1353/K/VI/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota.

Menanggapi maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan, Pemerhati Anak Kota Bekasi, Sopar Makmur mengatakan tindak kekerasan terutama yang dilakukan suami terhadap istri, secara umum akan berimbas pula terhadap anak-anak yang akan memiliki trauma dan ketakutan tersendiri terhadap masalah ini.

“Kasus penganiayaan yang terjadi sangat memberikan efek trauma dan ketakutan kepada anak, untuk kasus ini, si anak sudah merasa ketakutan ketika melihat dua orang sedang tertawa atau mengobrol, terlebih tindak kekerasan dilakukan oleh seorang laki-laki di depan anak mereka,” katanya.

Baca Juga :  GOLDMART 31 YEARSPolishing our legacy for you

Image perempuan sebagai kaum lemah, kata dia, justru harus diberikan perlindungan khusus dari orang-orang terdekatnya, agar perempuan selalu merasa aman dan terlindungi.

“Korban Penganiayaan khususnya perempuan harus diberikan perlindungan khusus ,” ujarnya.

Sopar berharap kasus ini dapat ditindaklanjuti secepatnya oleh pihak kepolisian, agar perempuan yang menjadi korban kekerasan menerima keadilan atas kejadian yang menimpa mereka.

“Harapan besar bahwa kasus ini harus diusut tuntas dan diberikan keadilan kepada perempuan yang telah berani meminta keadilan kepada pihak yang berwenang,” tutupnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru