H-6 Lebaran 2026, Lalu Lintas Tol Arah Merak Naik 2 Persen

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan melintas di Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/3/2026). Pada H-6 Idulfitri 1447 H, volume lalu lintas di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat terpantau masih fluktuatif, dengan peningkatan kendaraan menuju arah Merak sementara arus menuju Bandung masih relatif landai. Foto: Dok. Jasa Marga.

i

Kendaraan melintas di Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/3/2026). Pada H-6 Idulfitri 1447 H, volume lalu lintas di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat terpantau masih fluktuatif, dengan peningkatan kendaraan menuju arah Merak sementara arus menuju Bandung masih relatif landai. Foto: Dok. Jasa Marga.

Jakarta – Volume lalu lintas di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek mulai mengalami perubahan menjelang libur Lebaran 1447 Hijriah. Pada H-6 Idulfitri 2026, Minggu (16/3/2026), tercatat peningkatan kendaraan yang keluar dari Jabodetabek menuju arah Merak.

Berdasarkan data Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cikupa menuju Merak mencapai 44.499 kendaraan.

Angka tersebut meningkat 2,17 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 43.554 kendaraan.Sementara itu, arus kendaraan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Gerbang Tol Cengkareng tercatat 62.306 kendaraan atau turun 9,59 persen dibandingkan volume normal sebanyak 68.916 kendaraan.

Sedangkan kendaraan menuju kawasan Puncak, Bogor, tercatat 30.278 kendaraan, atau turun 7,87 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 32.865 kendaraan.

Baca Juga :  Jasa Marga Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Erupsi Gunung Semeru

Arus Lalin Bandung-Jakarta Masih LandaiUntuk wilayah Jawa Barat, volume lalu lintas menuju Bandung dan Rancaekek juga belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Tercatat sebanyak 61.503 kendaraan melintas menuju wilayah tersebut atau turun 6,89 persen dari kondisi normal sebanyak 66.052 kendaraan.

Sementara arus kendaraan dari Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta tercatat 55.358 kendaraan, atau turun 18,64 persen dibandingkan volume normal sebanyak 68.039 kendaraan.

Distribusi lalu lintas di wilayah tersebut tercatat melalui dua gerbang tol utama yakni GT Cileunyi dan GT Pasteur.Di GT Cileunyi, kendaraan menuju wilayah Rancaekek dan Garut tercatat 32.951 kendaraan, naik 0,57 persen dibandingkan kondisi normal 32.764 kendaraan.

Sedangkan kendaraan menuju Jakarta melalui gerbang tol tersebut tercatat 27.779 kendaraan, turun 16,18 persen dari kondisi normal 33.140 kendaraan.

Baca Juga :  30 Guru PAUD Binaan BKPRMI Ikuti Coding Yang di Gelar Universitas Panca Sakti Bekasi

Sementara itu di GT Pasteur, kendaraan menuju Kota Bandung tercatat 28.552 kendaraan, turun 14,23 persen dibandingkan lalu lintas normal 33.288 kendaraan.

Adapun kendaraan dari Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur tercatat 27.579 kendaraan, turun 20,97 persen dari kondisi normal 34.899 kendaraan.

Puncak Arus Mudik Diprediksi 18 MaretSenior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas dan armada layanan di sejumlah titik strategis untuk menghadapi lonjakan arus mudik.

“Dalam menyambut libur panjang Idulfitri 1447 H/2026 M, kami menyiagakan petugas serta armada pelayanan di titik-titik strategis untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” kata Widiyatmiko.

Ia menyebut, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, sementara peningkatan lalu lintas juga diprediksi terjadi saat arus silaturahmi dan wisata pada Hari H hingga H+2 Lebaran.

Baca Juga :  2,77 Juta Kendaraan Sudah Balik ke Jabotabek

Imbauan untuk Pengguna Jalan TolJasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi tetap prima hingga memastikan kecukupan BBM serta saldo uang elektronik.

Pengguna jalan juga diingatkan menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat melakukan transaksi masuk dan keluar tol, terutama pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II.

Informasi kondisi lalu lintas terbaru dapat diakses melalui aplikasi Travoy, situs resmi Jasa Marga, serta One Call Center 24 jam di nomor 133. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kia Seltos Makin Tak Terbendung! Terjual 175 Ribu Unit, SUV Premium Ini Jadi Buruan Konsumen Global
Tren SUV Boxy Meledak, iCAR V23 Andalkan Desain Ikonik dan Efisiensi Kendaraan Listrik
JAMWAS Laporkan Dugaan Korupsi Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK, Henry Lincoln Kembali Disorot
SUV JAECOO Parkir Otomatis di Jakarta Viral
Mahasiswa Geruduk KPK, Singgung Dugaan Pelemahan Lembaga Antirasuah: “Rakyat Jangan Diam”
Kejagung Hentikan Pengumpulan Data Program Makan Bergizi Gratis, Kapuspenkum Ungkap Alasannya
Surat Penghentian Pengumpulan Data MBG Beredar, Publik Tunggu Penjelasan Resmi Kejaksaan Agung
Wapres Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Jasa Marga Percepat Penyelesaian Proyek Strategis

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:31 WIB

Kia Seltos Makin Tak Terbendung! Terjual 175 Ribu Unit, SUV Premium Ini Jadi Buruan Konsumen Global

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:56 WIB

Tren SUV Boxy Meledak, iCAR V23 Andalkan Desain Ikonik dan Efisiensi Kendaraan Listrik

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:48 WIB

JAMWAS Laporkan Dugaan Korupsi Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK, Henry Lincoln Kembali Disorot

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:47 WIB

SUV JAECOO Parkir Otomatis di Jakarta Viral

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:54 WIB

Mahasiswa Geruduk KPK, Singgung Dugaan Pelemahan Lembaga Antirasuah: “Rakyat Jangan Diam”

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami