Jakarta – Volume lalu lintas di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek mulai mengalami perubahan menjelang libur Lebaran 1447 Hijriah. Pada H-6 Idulfitri 2026, Minggu (16/3/2026), tercatat peningkatan kendaraan yang keluar dari Jabodetabek menuju arah Merak.
Berdasarkan data Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cikupa menuju Merak mencapai 44.499 kendaraan.
Angka tersebut meningkat 2,17 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 43.554 kendaraan.Sementara itu, arus kendaraan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Gerbang Tol Cengkareng tercatat 62.306 kendaraan atau turun 9,59 persen dibandingkan volume normal sebanyak 68.916 kendaraan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan kendaraan menuju kawasan Puncak, Bogor, tercatat 30.278 kendaraan, atau turun 7,87 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 32.865 kendaraan.
Arus Lalin Bandung-Jakarta Masih LandaiUntuk wilayah Jawa Barat, volume lalu lintas menuju Bandung dan Rancaekek juga belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Tercatat sebanyak 61.503 kendaraan melintas menuju wilayah tersebut atau turun 6,89 persen dari kondisi normal sebanyak 66.052 kendaraan.
Sementara arus kendaraan dari Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta tercatat 55.358 kendaraan, atau turun 18,64 persen dibandingkan volume normal sebanyak 68.039 kendaraan.
Distribusi lalu lintas di wilayah tersebut tercatat melalui dua gerbang tol utama yakni GT Cileunyi dan GT Pasteur.Di GT Cileunyi, kendaraan menuju wilayah Rancaekek dan Garut tercatat 32.951 kendaraan, naik 0,57 persen dibandingkan kondisi normal 32.764 kendaraan.
Sedangkan kendaraan menuju Jakarta melalui gerbang tol tersebut tercatat 27.779 kendaraan, turun 16,18 persen dari kondisi normal 33.140 kendaraan.
Sementara itu di GT Pasteur, kendaraan menuju Kota Bandung tercatat 28.552 kendaraan, turun 14,23 persen dibandingkan lalu lintas normal 33.288 kendaraan.
Adapun kendaraan dari Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur tercatat 27.579 kendaraan, turun 20,97 persen dari kondisi normal 34.899 kendaraan.
Puncak Arus Mudik Diprediksi 18 MaretSenior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas dan armada layanan di sejumlah titik strategis untuk menghadapi lonjakan arus mudik.
“Dalam menyambut libur panjang Idulfitri 1447 H/2026 M, kami menyiagakan petugas serta armada pelayanan di titik-titik strategis untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” kata Widiyatmiko.
Ia menyebut, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, sementara peningkatan lalu lintas juga diprediksi terjadi saat arus silaturahmi dan wisata pada Hari H hingga H+2 Lebaran.
Imbauan untuk Pengguna Jalan TolJasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi tetap prima hingga memastikan kecukupan BBM serta saldo uang elektronik.
Pengguna jalan juga diingatkan menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat melakukan transaksi masuk dan keluar tol, terutama pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II.
Informasi kondisi lalu lintas terbaru dapat diakses melalui aplikasi Travoy, situs resmi Jasa Marga, serta One Call Center 24 jam di nomor 133. (*)









