Gubernur Jawa Barat Melantik Penjabat Wali Kota Cirebon

- Redaksi

Senin, 16 April 2018 - 19:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan melantik Dr. H. Dedi Taufik, M.Si sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (16/4). Sejumlah tugas diberikan kepada Pj Wali Kota khususnya dalam rangka menghadapi pilkada serentak pada bulan Juni 2018.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 131.32.1467 tahun 2018 tentang Pengangkatan Penjabat Wali Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Pelantikan ini dilakukan karena Drs. Nashrudin Azis, SH sebagai Walikota Cirebon periode 2013-2018 telah habis masa jabatannya pada 16 April 2018.

Sesuai dengan UU No 10 tahun 2016 bahwa untuk mengisi kekosongan bupati atau walikota, maka bisa diangkat penjabat bupati atau walikota yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama sampai dengan pelantikan bupati atau walikota terpilih sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya, Dedi Taufik sendiri sudah menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Cirebon sejak 14 Februari 2018. Ditunjuknya Pjs Wali Kota Cirebon dikarenakan Nashrudin Azis, Wali Kota Cirebon mengajukan cuti untuk melakukan kegiatan kampanye karena mencalonkan diri kembali pada pilkada tahun ini. 

“Saya minta agar Penjabat Wali Kota yang baru dilantik tetap bekerja profesional. Terlebih tahun ini merupakan tahun politik,” ungkap Aher, panggilan akrab Ahmad Heryawan dalam sambutannya.

Karena itu, Aher pun mewanti-wanti agar tidak boleh ada keberpihakan atau kecenderungan ASN terhadap salah satu pasangan calon yang bisa mempengaruhi kinerja. Dia pun meminta agar PJ Walikota Cirebon yang baru ini mematuhi arahan Menteri PAN dan RB, arahan Komisi ASN, dan arahan BKD. ASN provinsi harus jadi contoh wajah pemerintahan yang baik dan profesional.

Baca Juga :  Gubernur Bengkulu Dilantik, HIPMI Siap Bantu Akselerasi Ekonomi Bengkulu

“Dengan adanya contoh yang baik, maka diharapkan akan ada dampak yang baik pula. Diantaranya masyarakat tidak akan apatis kepada pemerintahan bahkan bersedia turut serta menggunakan hak pilihnya pada pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang,” jelasnya.

Selain itu, Aher pun berpesan agar Penjabat Wali Kota Cirebon yang baru bisa mengambil contoh penting yang baik dari pemimpin-pemimpin di Kota Cirebon sebelumnya. Aher pun memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada wali kota sebelumnya, Nashrudin Azis, atas jasa dan pengabdiannya kepada masyarakat Kota Cirebon selama periode 2013-2018.

“Ada Pak Subardi, Pak Azis dan lainnya. Ambil yang baik, kembangkan terus dan berinovasi,” ungkap Aher.  

Sementara itu, Pj. Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik mengungkapkan, jika dirinya akan menjadi penjabat Wali Kota Cirebon hingga terpilihnya Wali Kota Cirebon yang baru hasil pilkada 2018.

“Lebih kurang hingga September,” ungkap Dedi.

Baca Juga :  Wali Kota Sidak Saluran Rawasilem dan BTS di Kecamatan Bekasi Utara

Selama menjalankan tugas sebagai Penjabat Wali Kota Cirebon, Dedi pun berjanji akan menjaga netralitas ASN. Terlebih tahun ini merupakan tahun politik. Karena sesuai dengan undang-undang, ASN tidak boleh mendukung salah satu pasangan calon, tidak boleh berpolitik.

Tidak hanya itu, Dedi pun akan mengawal dan memfasilitasi penyelenggaraan pilkada serentak tahun ini di Kota Cirebon. Terutama agar tingkat partisipasi masyarakat  untuk memilih naik menjadi 78 persen dari sebelumnya 69 persen.

Tindakan yang sudah dilakukan saat ini diantaranya dengan melakukan perekaman data KTP elektronik mendekati masyarakat. Dimulai dari tingkat RW yang dilakukan pada malam hari, di sekolah, pasar, mall hingga masjid dan mushola saat pelaksanaan sholat Jumat dan Subuh berjamaah.

“Alhamdulillah saat ini tinggal 16 ribu lagi dan ditargetkan sebelum 27 Juni semua sudah selesai terekam,” tegas Dedi.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia
Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa
Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia

Berita Terbaru

Petugas gabungan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba dalam operasi di Jakarta Barat.

Jakarta

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:57 WIB