Gebyar Pariwisata dan Ekraf, Pemkab Bekasi Unggulkan Wisata Industri dan Produk Kerajinan Lokal

- Redaksi

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 10:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka event Gebyar Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Gebrak) yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, di District 1 Meikarta Kecamatan Cikarang Selatan, pada Jum'at (09/08/2024) malam.

i

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka event Gebyar Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Gebrak) yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, di District 1 Meikarta Kecamatan Cikarang Selatan, pada Jum'at (09/08/2024) malam.

Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka event Gebyar Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Gebrak) yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, di District 1 Meikarta Kecamatan Cikarang Selatan, pada Jum’at (09/08/2024) malam.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menuturkan, kegiatan yang berlangsung selama 3 hari kedepan, mulai 09-11 Agustus itu diharapkan mampu mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus tumbuh di Kabupaten Bekasi.

Ia mengungkapkan, dari sisi kepariwisataan khususnya destinasi alam, Kabupaten Bekasi bukanlah unggulan di Jawa Barat. Namun keberadaan kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara yang ada di Kabupaten Bekasi serta program Wisata Industri yang telah berjalan patut mendapatkan atensi.

“Sudah ada 25 pabrik yang sudah menerapkan wisata industri. Dengan total hampir 40.000 wisatawan dalam setahun. Memang sebagian besar masih di segmen pelajar dan mahasiswa. Bahkan sekarang kami sedang menerima kedatangan pengunjung dari Jogja dan Lampung,” jelasnya.

Di bidang ekonomi kreatif, Dani Ramdan menambahkan saat ini Pemerintah Daerah terus mendorong produk kerajinan lokal agar semakin dikenal dan mampu menembus pasar lokal hingga nasional.

Baca Juga :  DPRD Bangsel Bertamu ke Pemkot Bekasi, Ini yang Didapat

“Kalau kita gali di setiap event yang kita selenggarakan, ternyata di sini ada batik khas Bekasi dengan berbagai keunikan coraknya, juga terdapat ecoprint dalam bentuk tas dan aksesoris,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna menambahkan, dalam event Gebrak, pihaknya menampilkan 160 stand UMKM di sekitar panggung utama. Dan konsep event tersebut dikemas semenarik mungkin untuk menghibur masyarakat Kabupaten Bekasi dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-74 serta HUT RI ke-79.

“Yang utama bagi kami adalah bagaimana perputaran ekonomi dalam kegiatan ini yang begitu luar biasa, stand-stand mulai banyak yang berjualan tentunya dapat membantu pelaku UMKM dan masyarakat sekitar,” katanya.

Baca Juga :  Ipda Nuraeni Imbau Masyarakat Agar Mewaspadai ISIS

Iyan berterimakasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat, atas anggaran yang diberikan untuk membantu menggali potensi-potensi wisata yang memang belum mampu dioptimalkan dengan baik. Sehingga melalui kegiatan Gebrak ini, kegiatan ekonomi kreatif juga dapat tersentuh.

“Karena memang kita juga belum punya gedung Creative Hub-nya, jadi sambil gedungnya dibangun, kita adakan event ini. Jadi sangat terbantu sekali dengan bantuan dari provinsi tersebut,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR
Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026
Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Senin, 21 September 2026 - 19:48 WIB

Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR

Senin, 21 September 2026 - 16:34 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Berita Terbaru