Dinkes Cianjur Harapkan Pasien BPJS Diutamakan Berobat ke Puskesmas

- Redaksi

Sabtu, 4 Agustus 2018 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Kabupaten Cianjur mengharapkan para pemegang kewenangan segera mengeluarkan kebijakan yang mengutakan Puskesmas sebagai pasilitas kesehatan bagi masyarakat pengguna BPJS Kesehatan.

i

Dinkes Kabupaten Cianjur mengharapkan para pemegang kewenangan segera mengeluarkan kebijakan yang mengutakan Puskesmas sebagai pasilitas kesehatan bagi masyarakat pengguna BPJS Kesehatan.

RakyatJabarNews.com, Cianjur– Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) diminta menjadi prioritas dalam menerima kunjungan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan ketimbang klinik swasta. (2/8/2018).

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan (Yankes) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo menjelaskan, hal tersebut mengingat pungsi dari Puskesmas yang memang difokuskan melaksanakan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang tergolong tidak mampu secara financial.

“Puskesmas sebagai pasilitas kesehatan yang merakyat hendaknya didahulukan bagi masyarakat pengguna BPJS,” jelasnya.

Menurutnya, bila Puskesmas tidak digiring sebagai penerima pasien pengguna BPJS oleh pihak-pihak yang mempunyai kewenangan, bisa dipastikan umur keberadaan Puskesmas akan gulung tikar. Hal ini menyangkut pendapatan internalnya dari dana kapitasi yang dihitung dari banyaknya kunjungan masyarakat.

“Berbeda halnya dengan klinik swasta, yang memang lembaga kesehatan profit. Bagusnya, pasien ke Klinik tersebut atas dasar rujukan dari Puskesmas terdekatnya juga,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Serahkan 6 Bantuan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan

Sedangkan Yudiansyah, Kepala Puskesmas Sukasari kecamatan Cilaku mengakui, saat ini Puskesmas seolah – olah diwajibkan lomba lari melawan klinik kesehatan swasta, tapi dalam kondisi kaki yang terkekang.

“Selain hidup kami tergantung dana kapitasi, saat ini kami juga masih dibebani menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah. Sedangkan klinik, sama sekali tidak ada kewajiban untuk itu,” ucapnya.

Untuk urusan PAD yang dibebankan kepada Puskesmas ini, baik Rudi Wibowo maupun Yudiansyah menerangkan sudah ada kemauan yang baik dari Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman dan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, H. Sapturo.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung Dua Desa Akhirnya Rampung

“Pak Wabup sudah mengetahui kesulitan ini, dan Pak H. Sapturo juga sudah mengerti saat berkunjung ke Puskesmas Sukasari beberapa waktu lalu,” Pungkas Yudiansyah yang amini oleh atasannya Kabid Yankes Rudi Wibowo. (sap/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Jaringan di Jawa Barat, Isuzu Buka Outlet 3S di Cianjur
4 Hari Pasca-Gempa Cianjur XL Axiata Fokus Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat
Kota Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Dampak Gempa Cianjur
Pemkot Bekasi Kirim Personil Kesehatan dan Tagana ke Cianjur
Pasca Gempa Cianjur
XL Axiata Percepat Pemulihan Jaringan dan Sediakan Akses Telepon Gratis
Dorong Ketahanan Pangan Jabar Lewat Program Santani
DP3AKB Jabar Adakan Kegiatan Pelatihan Pesantren Ramah Anak
Dampak Tol Cianjur-Bandung, Genjot Pendapatan Daerah Pariwisata
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 27 Oktober 2024 - 16:16 WIB

Perluas Jaringan di Jawa Barat, Isuzu Buka Outlet 3S di Cianjur

Jumat, 25 November 2022 - 22:35 WIB

4 Hari Pasca-Gempa Cianjur XL Axiata Fokus Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat

Rabu, 23 November 2022 - 19:14 WIB

Kota Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Dampak Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 - 19:38 WIB

Pemkot Bekasi Kirim Personil Kesehatan dan Tagana ke Cianjur

Selasa, 22 November 2022 - 19:31 WIB

Pasca Gempa Cianjur
XL Axiata Percepat Pemulihan Jaringan dan Sediakan Akses Telepon Gratis

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !