Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Serius Melindungi Jaga Lahan Sawah

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 17 Oktober 2023 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Keberadaan RDTR sangat signifikan dalam membantu realisasi investasi di Kabupaten Bekasi untuk mempersingkat waktu dalam pengurusan pemanfaatan lahan.

Kebijakan pengendalian alih fungsi lahan sawah dengan penetapan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) merupakan bukti keseriusan pemerintah menjaga lahan sawah, hal itu dikatakan Richen Hatuaon Napitupulu selaku Kepala Bidang Perencanaan Tata Ruang Pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi

“Berdasarkan Perpres No 59 Tahun 2019 terkait dengan perlindungan sawah Kabupaten Bekasi melahirkan rencana detail tata ruang dengan mengadopsi lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), proses penetapan lahan sawah dilindungi dimulai dari proses verifikasi lahan baku sawah dengan citra satelit, data pertanahan dan tata ruang, data irigasi, data cetak sawah dan yang dilanjutkan dengan kegiatan klarifikasi dengan pemerintah daerah,”paparnya.

Menurut Richen bahwa implementasi dari Perpres 59 Tahun 2019 keluarlah Kepmen ATR tentang sawah dilindungi, jadi dasar LSD ini benar-benar sawah itu yang harus dipertahankan.

”Adapun daerah yang meliputi tujuh Provinsi dari Sumatera Barat sampai Nusa Tenggara Barat kita menyesuaikan lahan sawah dilindungi sesuai dengan peta Keputusan Menteri dan itu diakomodir dengan sawah di wilayah kita yang harus dipertahankan bisa dilepaskan sesuai syarat-syarat dan ketentuan teknis,”terangnya.

Baca Juga :  Apindo Siapkan Langkah Kurangi Angka Pengangguran

Richen menambahkan bahwa area sawah berigasi harus dipertahankan walaupun ada juga LSD yang dipermukiman yang sudah terbangun “Misalkan lahan sawah dilindungi dilihat dari citra satelit ternyata dilapangan sudah terbangun bisa dikeluarkan ijin dan satu lagi yang terjepit misalkan sudah terbangun, dan sawahnya dibawah 5000 meter ijinnya bisa dikeluarkan dan area di sawah brigasi harus dipertahankan lahan sawah dilindungi,”tutupnya. Advertorial

Berita Terkait

Semarak Muharram 1446H Karyawan XL Axiata Santuni Anak Yatim di 15 Kota
Makin Peduli Penyandang Disabilitas XL Axiata Gelar Pelatihan Kompetensi Digital dan Program Siap Kerja
Pria Asal Setu Dibunuh, Gara-gara Pinjol !
Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat
Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Perkerasan Jalan Tol Ruas Jakarta-Tangerang
Mas Tri dari Dapat Surat Rekomendasi dari PAN
Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi
Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 10:55 WIB

Semarak Muharram 1446H Karyawan XL Axiata Santuni Anak Yatim di 15 Kota

Selasa, 23 Juli 2024 - 17:49 WIB

Makin Peduli Penyandang Disabilitas XL Axiata Gelar Pelatihan Kompetensi Digital dan Program Siap Kerja

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:20 WIB

Pria Asal Setu Dibunuh, Gara-gara Pinjol !

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:22 WIB

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:59 WIB

Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Perkerasan Jalan Tol Ruas Jakarta-Tangerang

Berita Terbaru

Polres Metro Bekasi menyita barang bukti.

Bekasi

Pria Asal Setu Dibunuh, Gara-gara Pinjol !

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:20 WIB