RakyatJabarNews.com, Cirebon – Hari Raya Idul Fitri 1439 H yang jatuh pada tanggal 15 Juni 2018, hanya tinggal beberapa hari lagi. Beberapa ruas tol mulai dipadati arus kendaraan, tidak terkecuali Tol Kanci-Pejagan. Namun, ada gerbang tol yang masih belum beroperasi, yakni Gerbang Tol Ciledug.
Pihak pengelola Tol Kanci-Pejagan, yaitu PT. Waskita Tol Road yang dioperasikan oleh PT. Semesta Marga Raya (SMR), menargetkan H-7 Lebaran, gerbang tol seharusnya sudah bisa beroperasi.
Menurut Kepala Seksi Pengumpulan Tol PT. SMR, Uum Jumadi, untuk dibukanya Gerbang Tol Ciledug hanya menunggu surat keputusan dari Menteri PUPR, karena semua fasilitas pada Geebang Tol Ciledug sudah 100% siap operasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk pembukaan Gerbang Tol Ciledug, masih dalam proses pengesahan sertifikat layak operasi dari kementrian PUPR. Dari hasil ULO secara operasional sudah siap untuk dioperasikan,” terangnya saat ditemui awak media di Gerbang Tol Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jumat (8/6).
Masih menurut Uum Jumadi, apabila Surat Keputusan sudah ditanda tangani oleh Menteri PUPR, maka pada jam itu pula pihaknya akan membuka pintu Tol Ciledug. Adapun infrastruktur di jalan milik Pemda Provinsi dan Kabupaten Cirebon sudah dibenahi secara bertahap, baik oleh Dishub Kabupaten Cirebon maupun Kementerian Perhubungan.
“ULO telah dilakukan oleh tim gabungan dari Kementrian PUPR dan Kementrian Perhubungan Darat, dan kami PT SMR telah memperbaiki dan siap untuk dioperasionalkan,” terangnya.
Ditambahkan Uum Jumadi, adapun trafik kendaraan yang masuk jalan tol sudah ada kenaikan sebesar 5%, baik dari arah Jawa maupun sebaliknya dari Jakarta berimbang. Sedangkan untuk kendaraan jenis truk memadati arah menuju Jawa, karena mulai besok kendaraan truk sudah dilarang masuk jalan tol, kecuali truk pengangkut sembako.
“Mulai besok, truk sudah dilarang masuk tol, kecuali truk pengangkut bahan sembako,” pungkasnya.(Juf/Ymd/RJN)










