Derek Resmi Tol Lingkar Luar, Petugas Pasang Tarif Rp 200.000

- Redaksi

Senin, 22 Juli 2019 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Jakarta– Layanan derek resmi yang ditawarkan PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) seksi Ulujami-Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tidak lagi gratis. Petugas derek mematok tarif derek kepada pengguna sebesar Rp 200.000.

Kejadian tersebut dialami oleh Rizki (34) warga Jalan Gongseng Raya RT 08/09 Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur Pada Sabtu (20/7/2019) malam.

Peristiwa tersebut bermula ketika dirinya yang hendak melintas di Jalan Tol Lingkar Luar Selatan pada sekira pukul 19.40 WIB. Kendaraannya yang melaju dari arah Pondok Pinang menuju Pasar Rebo, tepatnya di persimpangan Exit Tol Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan itu mengalami lepas as roda belakang kanan.

Lantaran mobil tidak dapat bergerak, dirinya kemudian menghubungi layanan resmi Jasa Marga di nomor telepon 14080 untuk permintaan derek. Layanan darurat tersambung dengan baik, petugas operator mencatat identitas dan lokasi kejadian untuk segera mengirimkan layanan derek resmi dengan perkiraan waktu kurang dari 30 menit.

Pelayanan cepat tanggap itu dianggapnya sangat baik, sebab petugas patroli dari PT Hutama Karya tiba di lokasi hanya dalam waktu kurang dari sepuluh menit terhitung sejak dirinya menghubungi Call Center Jasa Marga. Tidak berlangsung lama, truk derek resmi yang diawaki dua orang petugas pun tiba sekitar sepuluh menit kemudian.

Baca Juga :  Jasa Marga Raih CSA Awards 2022 Kategori The Best of Non-Big Capitalization in The Infrastructure Sector

Proses pengamanan evakuasi kendaraan berlangsung baik, penderekkan pun berjalan cepat. Mobil yang tertahan akhirnya berhasil diderek dengan cara diangkat pada bagian belakang.

“Saya salut untuk upaya cepat tanggapnya, karena waktu kedatangan petugas sampai proses derek cepat, tapi saya kecewa karena petugas patroli minta saya komunikasikan tarif kepada sopir derek, tarifnya Rp 700.000,” ungkapnya pada Minggu (21/7/2019).

Tarif tersebut kemudian dipertanyakannya lantaran secara terang tertulis pada badan truk jika layanan derek gratis bagi pengguna jalan tol. Namun, petugas patroli beralasan jika derek gratis hanya diberikan pengguna jalan tol hingga keluar tol terdekat.

“Tarif katanya dibebankan atas permintaan saya yang meminta derek mobil ke rumah. Saya menolak untuk membayar, karena tertulis jelas pada badan truk layanan derek gratis,” ungkapnya.

Karena tidak ada kesepakatan, petugas truk kemudian menawarkan solusi, yakni membawa mobil menuju bengkel rekanan PT Hutama Karya, yakni Mahri Motor Service yang berlokasi di Jalan TB Simatupang Nomor 64, Kampung Rambutan, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Baca Juga :  One Way Ditutup

Mobil yang diderek pun diantarkan dengan selamat, mobil segera diturunkan untuk segera diperbaiki oleh petugas bengkel. Namun, setelah proses penurunan mobil selesai, petugas derek meminta uang jasa derek.

“Saya sebenarnya tidak masalah untuk berikan uang untuk petugas derek. Tapi sekali lagi petugas derek patok tarif, 200.000. Saya sebenarnya ikhlas untuk petugas derek, karena saya juga sudah merasa terbantu dengan layanan,” ungkapnya.

Namun, tarif yang dibebankan tidak dapat ditolak, petugas derek mengaku mendapat tekanan dari petugas patroli yang sebelumnya melakukan pengawalan. Petugas derek membuktikannya dengan sejumlah pesan singkat lewat aplikasi whatsapp yang berasal dari petugas patroli PT Hutama Karya.

Dalam pesan tersebut, petugas patroli terlihat menekan petugas derek untuk meminta tarif layanan derek kepadanya. Sehingga apabila mereka tidak menyetorkan uang, petugas derek katanya yang justru nakal dilaporkan karena bekerja tidak sesuai ketentuan.

“Jadi mereka yang ditekan, karena sebenarnya mereka mengaku imbalan dari pengguna itu dilarang, apalagi netapin tarif yang jelas-jelas pungli (pungutan liar). Terpaksa saya kasih uangnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jasa Marga Raih Apresiasi Manajemen Layanan Informasi Arus Mudik 2019

Oleh karena itu, dirinya berharap agar PT Jasa Marga maupun PT Hutama Karya dapat melakukan evaluasi terhadap layanan derek. Sebab, pungutan liar masih terjadi.

“Kasihan kalau mereka harus ditekan setiap kali ada kejadian oleh petugas patroli. Lebih khawatir lagi kalau pengguna tol yang terkena musibah justru jadi korban oknum petugas,” tutupnya.

Terkait hal tersebut, Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Sebab ditegaskannya, seluruh layanan derek resmi tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Pertama-tama saya minta maaf atas kejadian ini,” dihubungi pada Minggu (21/7/2019).

Atas kejadian tersebut Dwimawan mengaku akan melakukan investigasi kepada petugas derek dan patroli di sepanjang Tol JORR. Sehingga apabila ditemukan adanya petugas yang menyalahi aturan, pihaknya akan memberikan pembinaan sesuai dengan kebijakan perusahaan.

“Saya akan coba jejaki soal ini ke teman-teman di lapangan, khususnya ke ruas JORR. Kami akan selidiki, kalau ada petugas kami yang tidak disiplin dipastikan akan diberikan pembinaan,” jelasnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rano Karno Tegaskan Komitmen Jakarta Perkuat Kesehatan Pernapasan di Forum Internasional RESPINA 2026
AXIS SHORTIES 2026 Dibuka, Kreator Muda Berpeluang Raih Pendanaan dan Hadiah Rp250 Juta
Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah
XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz
Pendapatan DKI Capai Rp29,29 Triliun, Belanja APBD Terus Dipercepat
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Audi Indonesia Bakal Luncurkan SUV Premium Baru di GIIAS 2026, Lengkapi Audi Q Series
XLSMART Gandeng Google, Pelanggan XL, AXIS, dan SMARTFREN Dapat Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Rano Karno Tegaskan Komitmen Jakarta Perkuat Kesehatan Pernapasan di Forum Internasional RESPINA 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:28 WIB

AXIS SHORTIES 2026 Dibuka, Kreator Muda Berpeluang Raih Pendanaan dan Hadiah Rp250 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:03 WIB

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:29 WIB

Pendapatan DKI Capai Rp29,29 Triliun, Belanja APBD Terus Dipercepat

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami