Dedi Mulyadi Sebut Pengusaha di Jawa Barat Terlalu Banyak Dibebani

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi.

i

Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi.

Jabar – Gubernur Jawa Barat Terpilih, Dedi Mulyadi akan lebih memperhatikan para pengusaha di Jawa barat. Dia merasa prihatin karena pengusaha sering dibebani dengan pengeluaran di luar pajak dan CSR.

Melalui YouTube Channel miliknya, secara terbuka KDM menyampaikan permintaan maaf atas pelayanan dari Pemerintah Provinisi Jawa Barat, khususnya dinas terkait yang dirasa belum maksimal.

“Kepada para pengusaha, kami mohon maaf apabila kami belum bisa memberikan layanan yang terbaik, saya jujur saja suka kasihan sama pengusaha,” kata Dedi, dikutip rakyatjabarnews.com dari YouTube Channel Dedi Mulyadi, Minggu (2/2/2025).

Menurutnya pengusaha sudah membayar pajak, dan juga harus mengeluarkan dana untuk Corporate Social Responsibility (CSR). Kata KDM mereka juga dibebani oleh berbagai proposal yang diajukan.

“Mereka sudah bayar pajak, setelah itu mereka bayar CSR. Di luar itu, mereka harus bayar berbagai proposal yang diajukan, setiap saat mereka menjadi kelompok yang ditekan dan selalu dianggap salah dalam berbagai hal,” tuturnya.

Ia berkomitmen dalam kebijakannya nanti para pengusaha di Jawa Barat harus mendapat perlindungan. Menurutnya, pengusaha mempunyai peran penting dalam pembangunan di Jawa Barat, bahkan disebutkan KDM APBN bisa kolaps jika tidak ada daya dukung dari kalangan pengusaha.

Baca Juga :  Hari Disabilitas Internasional, Jokowi Hadiri Acara di Kota Bekasi

Ini juga harus diselamatkan. Kenapa? Ingat loh, APBN kita bisa kolaps kalau tidak ada daya dukung dari kalangan dunia usaha. Kalau tidak ada yang bayar pajak, tidak ada orang yang bekerja, lalu dari mana orang bisa belanja,” ungkapnya.

KDM juga memberikan arahan kepada jajarannya agar tidak memberikan beban terhadap perusahaan yang sudah membayar pajak. “Saya katakan, ketika perusahaan sudah bayar pajak, maka jangan terlalu banyak dibebani,” jelasnya.

Baca Juga :  90% Sungai-Sungai di Kota dan Kabupaten Cirebon Rusak

Dirinya berpendapat pajak yang dibayarkan oleh perusahaan seharusnya dialokasikan ke pembangunan infrastrutur seperti jalan, jaringan untuk listrik, telekomunikasi, dan pembangunan lainnya yang menunjang kegiatan ekonomi di perusahaan.

Selain pembangunan infrastruktur, KDM ingin melakukan perbaikan terhadap kontrak kerjama antara pengusaha dan Pemprov Jabar maupun BUMD, sehingga tidak lagi pengunduran jadwal atau pembatalan kontrak secara sepihak.

“Ini pengusaha kadang-kadang kontrak dengan ini, pengadaan listrik sudah disepakati, tiba-tiba diundur jadwalnya atau di-cancel. Nah, kepastian yang seperti ini bisa bikin kabur pengusaha,” terangnya.

Aldi Salman

Penulis : Aldi Salman

Editor : Abdul Aziz

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawali Bekasi Jenguk Korban Ledakan Cimuning, 2 Orang Dirawat di ICU
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Rabu, 8 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 12:17 WIB

Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !