Dedi Mulyadi Ingatkan Para Kepala Daerah Kabupaten Kota di Jawa Barat Agar Peristiwa Korupsi Tidak Terulang Lagi

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025 - 19:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

i

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Jawa Barat – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku sejak jauh hari sudah membangun Komunikasi dengan berbagai Kepala Daerah Kabupaten Kota di Jawa Barat. Ia mengingatkan agar Peristiwa Korupsi di daerah masing-masing tidak terulang kembali.

KDM saat ini masih mengikuti rangkaian retreat di Magelang, disela-sela kegiatannya ia menjelaskan bagaimana nantinya Jawa Barat mengatasi Korupsi. Isu tersebut juga sesuai dengan topik yang dibahas di retreat hari kelima.

Baca Juga :  Pesan Kombes Yusri Yunus: Semua Aparat Kepolisian Hilangkan Sifat Arogansi

“Saya sejak awal sudah membangun komunikasi dengan para Kepala Daerah Kabupaten Kota (Jawa Barat) khususnya untuk daerah yang jadi langganan (korupsi),” kata Dedi, Selasa (25/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebut KDM beberapa diantaranya Bupati Bandung Barat, Karawang, Bekasi, Bogor, Wali Kota Bekasi diingatkan agar peristiwa Korupsi tidak terulang lagi. Sebagai langkah kongkrit KDM akan segera membuat fakta integritas terhadap seluruh kegiatan pembangunan.

Baca Juga :  Kantor Desa Lambangsari, Pelayanan Satu Pintu dan Terdapat Edukasi Sejarah Daerah

“Nantinya ada tim memandu para Kepala Daerah khususnya Kepala Dinas, dan pejabat membuat komitmen untuk melaksanakan kegiatan pembangunan secara transparan,” ucapnya.

KDM juga menambahkan melalui media sosial dirinya memperlihatkan transparasi anggaran serta alokasinya, hal tersebut merupakan bagian dari pola perubahan agar publik mempunyai kepercayaan yang tinggi terhadap pemerintah.

Secara terbuka KDM berpendapat proses korupsi bukan hanya bentuk dari hilangnya uang negara, bisa juga adanya akal-akalan administratif.

Baca Juga :  Tata Hutan Kota, Pemkab Bandung Barat Siapkan Rp 4 Miliar

“Sehingga kita mulai pola penanganan korupsi dengan merubah mindset dari aspek-aspek yang bersifat pemborosan anggaran menjadi belanja yang efektif,” sebutnya.

KDM juga mengajak kepada semua Kepala Daerah agar bisa memfokuskan anggaran Pemerintah ke hal-hal sifatnya produksi dan investasi. Dengan begitu pembangunan akan jauh lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Penulis : Aldi Salman

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan
190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera
Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR
10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:10 WIB

Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Selasa, 22 September 2026 - 17:00 WIB

Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera

Senin, 21 September 2026 - 19:48 WIB

Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR

Jumat, 18 September 2026 - 12:55 WIB

10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan

Berita Terbaru