Dedi Mulyadi : Usut Pelaku Penyebar Surat Palsu Ke Mabes Polri

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Bandung – Ketua DPD Golkar, H. Dedi Mulyadi berniat melaporkan penyebar surat palsu yang kini beredar luas ke Bareskrim Mabes Polri,  Dia berasumsi telah penyebar surat itu dianggap telah mengecilkan Partai Golkar.

“Kalau itu pernyataannya kan bodong, DPD Golkar Jabar akan melapor ke Mabes Polri melalui bidang hukum untuk melaporkan surat bodong itu. Nanti polisi akan mendalami siapa yang posting,” kata dia Sabtu (23/09/2017).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, ada beberapa prosedur yang ditetapkan dalam mengusungan suatu calon untuk maju pada Pilkada. Tidak mungkin DPP Golkar melakukan rapat penentuan sedangkan Ketum Golkar Setya Novanto sedang sakit.

Dedi dengan tegas mendorong Golkar usut penyebar surat bodong terserbut.

“Kalau itu surat bodong, mohon dicek siapa yang posting pertama surat itu siapa. Dan yang di-posting itu barangnya dimana, kalau ada yang posting itu dan pengurus Golkar, maka Golkar harus memberikan sanksi. Ini partai besar, bukan organisasi kecil,” katanya.

Sementara, Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham mengelak, bahwa tanda tangan Ketum Novanto dan dirinya itu adalah palsu. Bahkan, dia mengungkap surat tersebut palsu.

“Tak mungkin kami menandatangi surat tanpa mencantumkan tanggal juga nomor surat. Jadi itu palsu,” tegasnya.(red/RJN)

Pos terkait