Datangi Pasien Isolasi Mandiri, Wali Kota Pastikan Lurah Dan Kepala Puskesmas Lakukan Kontrol Perkembangan Tiap Harinya.

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2020 - 19:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Wilayah Zona Merah di Kota Bekasi, salah satunya Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria, terdata ada beberapa warga yang terpapar Positif Covid 19. Pada sore ini, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi datangi warga tersebut untuk memastikan dengan isolasi mandiri mengenai keperawatan dan kebutuhan dipastikan jaminannya oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Dua rumah yang disambangi Wali Kota bersama Camat Medan Satria, Lia Erliani, Lurah Pejuang, Isnaini dan Kepala Puskesmas Pejuang hadir ikut memastikan untuk pasien isolasi mandiri di kediamannnya.

Maksud kedatangan Wali Kota untuk memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi selalu hadir dan aktif dalam penanganan Covid 19 terutama  bagi penderita pasien positif, walau di isolasi mandiri tetap perawatan dan pengontrolannya terpantau dari Puskesmas Pejuang dan Lurah Pejuang.

Wali Kota juga menanyakan kepada MZA (32) warga Perum Pejuang Blok F apakah Lurah dan Kepala Puskesmas aktif ? Dijawab oleh pasien, terus koordinasi dengan pihak keluarga dalam pengontrolan juga kebutuhan diberikan ke kami. Wali Kota meneruskan bahwa pada saat ini, bahaya Covid 19 tidak separah pada pertengahan bulan April kemarin. Untuk itu, tetap koordinasi, begitupun Lurah dan Camat tetap kontrol warganya yang isolasi mandiri.

Tidak jauh dari kediaman MZA, Wali Kota juga melihat salah satu pasien isolasi mandiri lainnya, BS (42) dengan alamat yang sama memastikan kembali bahwa Pemerintah hadir untuk warganya, apalagi yang pada saat ini berstatus positif isolasi mandiri.

Baca Juga :  Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Melantik 138 Pejabat Fungsional

“Ada satu keluarga 4 orang terpapar Positif Covid 19 di Kelurahan Pejuang, dan lakukan isolasi mandiri di kediamannya, kita pastikan bahwa kebutuhan terjamin, kontrol nya oleh puskesmas juga dijamin, yang pastinya dari diri dia sendiri untuk tetap menjaga dengan sekitarnya.” Ujar Wali Kota.

Wali Kota menerangkan bahwa pentingnya memakai masker, karena masker adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam masa transisi New Normal ini, virusnya tidak bisa masuk dari mata maupun telinga, tapi bisa melalui udara yang masuk ke hidung dan mulut, jika kita memakai masker sesuai protokol kesehatan, kita pasti terlindung pada pandemi ini.

Baca Juga :  Apel Cuma Seminggu Sekali, Masih Telat? Wali Kota Bekasi Tegur ASN yang Datang Terlambat

Usai itu, Wali Kota juga memberikan arahan kepada para tetangga yang berada di perumahan tersebut, agar tidak menjauhkan dari dirinya, karena pentingnya motivasi bagi si pasien positif akan terbangun kembali imun tubuhnya dengan kepercayaan diri. Ditegaskan, bahwa pasien Positif Covid 19 ini, bukan merupakan suatu aib, jadi disarankan disapa dijaga dan saling bantu sesama tetangga akan tetapi tetap lakukan protokol kesehatan dengan memakai masker dan jaga jaraknya.

(ziz/rjn/Adv)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB