BPBD Pemkab Bekasi Gelar Kegiatan HKBN

- Redaksi

Jumat, 26 April 2019 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2019. Bertempat di Halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi Cikarang Pusat, pada Jum’at (26/4/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur baik dari unsur pemerintah, masyarakat, sekolah dan dunia usaha serta relawan bencana alam se Kabupaten Bekasi.

Kegiatan tersebut diawali dengan  simulasi oleh para relawan bencana alam dalam melakukan evakuasi gempa bumi, kebakaran, dan juga banjir pada saat proses penyelamatan hingga pertolongan pertama oleh tim kesehatan

Plt. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 26 April dilatarbelakangi 12 tahun ditetapkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penangulangan Bencana yang jatuh pada 26 April 2019.

Undang-Undang ini telah melahirkan berbagai kebijakan dan program pemerintah yang mendukung kegiatan kesiapsiagaan terhadap bencana yang merupakan perangkat hukum pertama yang merubah paradigma penanggulangan bencana dari responsif ke preventif (pengelola resiko bencana).

Dengan mengusung thema ”Siap siaga di mulai dari diri keluarga dan komunitas” pihaknya meminta peserta yang hadir mulai dari unsur pemerintah, masyarakat, sekolah, dunia usaha serta relawan penggiat kebencanaan untuk bekerjasama dalam menanggulangi bencana.

“Penanganan bencana urusan semua pihak, oleh sebab itu perlu dilakukan berbagi peran, dan tanggungjawab atau shares responsibility dalam peningkatan kesiapsiagaan dalam semua tingkatan baik itu anak remaja dan dewasa,” ujarnya.

Lebih lanjut Eka mengatakan tujuan HKBN ini adalah untuk menambah pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap karakteristik bencana dan resiko bencana, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman yang ada disekitarnya.

“saya ingin kegiatan ini juga sebagai kegiatan pelatihan bagi masyarakat secara teratur karena kewaspadaan dan kesiapsiagaan belum menjadi budaya,” ucapnya.

Eka berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi, dan membangun budaya gotong royong, kerelawaan serta kedermawaan para pemangku kepentingan.

“baik ditingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan sampai ketingkat RT dan tingkat kepala keluarga dalam menghadapi ancaman bencana,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya mengungkapkan, peringatan HKN ini merupakan tindak lanjut dari surat yang diberikan Kepala BNPB perihal himbauan Kabupaten/Kota untuk melaksanakan simulasi evakuasi bencana secara serentak hari ini.

Ia menambahkan, menurut hasil penelitian dan survei di Jepang, bahwa korban bencana yang dapat selamat dalam durasi golden Times disebabkan oleh kesiapsiagaan diri sendiri sebesar 35%, dukungan anggota keluarga 31,9%, dukungan teman/tetangga sebesar 28,1%, dukungan orang sekitarnya 2,6% dukungan tim SAR 1,7%, dan lain-lain 0,9%.

“Sangatlah jelas bahwa berdasarkan hasil kajian tersebut, maka individu dan masyarakat merupakan kunci utama yang perlu terus ditingkatkan. Melihat kondisi tersebut, maka perlu ada gerakan merubah budaya dan paradigma sadar bencana, perlu dilakukan pelatihan pelatihan kesiap Siagaan secara teratur dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap agar kegiatan yang diikuti ini dapat dilaksanakan melalui komitmen bersama yaitu siap untuk selamat.

Sementara, untuk mengurangi dampak resiko bencana di kabupaten Bekasi, pihaknya mengaku telah melakukan berbagai strategi.

“Kita telah melakukan program pembentukan desa tanggap bencana, pada 12 desa yang memiliki potensi bencana baik bencana banjir maupun kekeringan. Kita juga telah melakukan peningkatan kapasitas relawan yang terjalin dalam 20 forum kewaspadaan diri masyarakat yang anggotanya berjumlahnya 300 orang,” tuturnya.

Kemudian, Adeng melanjutkan, pihaknya telah mengoptimalkan pusat pelayanan operasi pengendalian bencana (pusdalob) 2019. Selain itu, ia juga telah melakukan pengadaan sarana dan prasarana peralatan kebencanaan secara bertahap guna mendukung kegiatan operasi penanggulangan bencana.

“Tahun 2018 lalu kita juga telah dapat bantuan dari BNPB, berupa alat-alat untuk informasi dan teknologi yang semuanya untuk mendukung penanggulangan bencana,” pungkasnya.

“dengan adanya koordinasi dari semua pihak, maka resiko dari bencana yang terjadi di Kabupaten Bekasi dapat diminimalisir,” tutupnya.(Advertorial)

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Gelar Musrenbang RKPD 2021 Secara Virtual

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
PAD dan BUMD Disorot, DPRD Bekasi Singgung Efektivitas Kinerja Pemda
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !