Bapenda Kabupaten Bekasi Menargetkan PAD di 2021 Sebesar Rp. 2,5 Triliun

- Redaksi

Selasa, 6 April 2021 - 19:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Bekasi – Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu modal mencapai tujuan pembangunan daerah. Karena PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan, baik itu pelayanan publik maupun pembangunan. Jadi semakin tinggi dan besar rasio PAD terhadap total pendapatan daerah memperlihatkan kemandirian dalam rangka membiayai segala kewajiban terhadap pembangunan daerahnya.

Untuk memujudkan semua itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi melalui Pendapatan Daerah (Bapenda) menargetkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) pada tahun 2021 ini sebesar Rp. 2,5 Triliun.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Bidang Pengendalian dan Evaluasi pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Akam Muharam kepada media online rakyatjabarnews.com, Selasa (6/4/2021).

“Target Rp. 2,5 Triliun pada 2021 itu bersumber dari penerimaan pajak daerah sebesarnRp. 2,065 triliun , sedangkan sisanya dari retribusi lainnya. Naik bila dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar Rp. 1,7 triliun,”ujarnya.

Kabid Bidang Pengendalian dan Evaluasi pada Badan Pendapatn Daerah Kabupaten Bekasi, Akam Muharam, Selasa (6/4/2021).

Terkait besaran pendapatan di 2020 kemarin, Akam menjelaskan, meskipun berada dalam situasi dan kondisi Covid-19 l, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Bekasi pada tahun anggaran 2020 lalu melebihi target yakni 107, 45 persen. “Alhamdulillah walaupun target PAD tahun 2020, sebesar Rp 2,1 triliun meksi dalam situasi pandemi.

Sedangkan realisasi sampai akhir 2020 lalu. Tercapai Rp. 2,3 triliun atau melebihi target jika dipresentasikan jumlahnya mencapai 107, 45 persen, “ujar Akam.

Baca Juga :  Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Meskipun sudah melampaui target sejumlah sektor pajak dan sektor retribusi yang berkontribusi untuk PAD masih berada di bawah target awal karena adanya pandemi Covid-19, anatara lain pajak hiburan yang ditargetkan sebesar Rp. 13,7 Miliar, Namun yang terealisasi hanya Rp. 3,5 miliar. Kemudian, pajak hotel yang di targetkan Rp. 26 milliar realisasinya Rp. 16,3 miliar.

Demikian halnya pajak restoran yang ditargetkan Rp 136 miliar , namun yang terealisasi Rp. 122 Miliar.

Sedangkan dari pajak parkir yang ditargetkan Rp. 11,5 Miliar namun yang terealisasi Rp. 8 Miliar.

Baca Juga :  Kota Bekasi Merayakan Hari Jadinya yang ke-25

Sejauh ini potensi pajak dari sektor PBB dan BPHTB memang yang paling diandalkan . Jadi disatu sisi sektor yang turun ada sektor pajak yang memenuhi target,” jelas dia.

Meskipun tahun 2021 masih kondisi pandemi Covid-19, Akan optimis pihaknya akan berkomunikasi dengan wajib pajak dan pihak terkait untuk membangun inovasi dan kolaborasi. Diantaranya dengan mendistribusikan lebih awal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPT) serta PBB perdesaan dan perkantoran (BPP P2) kepada masyarakat.

Akam berharap, khusunya Bapenda di tahun 2021 terhadap realisasi dapat terlaksana sesuai dengan tahapan target. Kita juga melakukan berbagai upaya inovasi untuk memenuhi target tersebut, “tandasnya.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB