RakyatJabarNews.com, Cirebon– Jajaran Istri Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) sekaligus Ketua Umum PIA Ardhya Garini (Ketum PIA-AG), Ny Ayu Yuyu Sutisna didampingi Jajaran TNI AD bersama komunitas yang tergabung dalam Vertikal Rescue Indonesia (VRI) dan unsur Muspika setempat melaksanakan peresmian jembatan darurat di Desa Ayu Yuyu Sutisna , Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Kamis (9/8/2018).
Pembangunan jembatan darurat di Ciledug Wetan tersebut merupakan ketiga kalinya. Karena sebelumnya, Tim VRI sudah lebih dahulu membangun jembatan serupa namun hanyut terbawa banjir besar.
“Mungkin hal ini kecil bentuknya berupa jembatan, tetapi insya allah manfaatnya besar bagi anak-anak dan ibu guru juga, kami harap dengan berdirinya jembatan darurat ini semua masyarakat dapat merawat jembatan agar lebih tahan lama,”terang Ketua PIA Ardhya Garini, Ibu Ayu Yuyu Sutisna yang tidak lain adalah isteri dari Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) RI Marsekal TNI Yuyu Sutisna.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditambahkan Ayu, tahun ini, pihaknya bakal mencanangkan program mencerdaskan kehidupan bangsa yang didukung dengan kegiatan apa yang mereka perlukan.
Sementara itu, Komandan Satgas VRI, Tedi Ixdiana membenarkan jika pembangunan jembatan di Ciledug Wetan tersebut bukan kali pertama melainkan sudah ketiga kalinya. lantaran sebelumnya, Tim VRI sudah lebih dahulu membangun jembatan serupa namun hanyut terbawa banjir besar.
“Lokasi yang saat ini sudah bergeser dari lokasi sebelumnya. Jembatan dengan bentangan sekitar 100 meter ini juga dibuat lebih tinggi dan lebih terlindung. Sehingga diharapkan bisa selamat jika nantinya debit air sungai kembali meluap,”imbuhnya.
Diungkapkan Tedi, pembangunan jembatan darurat yang sudah ke 62 dibangun ini, dikerjakan selama lima hari dengan tempo waktu 24 jam mulai pagi, siang dan malam.
“kalau bicara tentang ketahanan jembatan tergantung masyarakat merawatnya, bagaimana cara mengencangkan baut, dan bagaimana melapisi seling baja dengan pelumas. Jadi kalau dirawat, mungkin 10 tahun bisa dipakai walaupun ini adalah jembatan darurat sambil menunggu jembatan permanen yang lebih kokoh dan kuat lebih kekar kita gunakan dulu jembatan darurat,”terangnya. (ymd/RJN)









