Ariyanto Hendrata: Pemkot Harus Lebih Tegas dalam Penanganan Limbah di Kali Bekasi

- Redaksi

Sabtu, 19 Mei 2018 - 15:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Ariyanto Hendrata menyatakan Pemkot harus lebih tegas dalam penanganan limbah di Kali Bekasi. Hal ini karena konsumen air baku yang diolah bersumber dari Kali Bekasi tidak sedikit.

Baca Juga :  BNK Kabupaten Bekasi Sosialisasikan Bahaya Narkoba

“Kalau Pemkot bekasi nggak tegas, kejadian begini akan terus berulang. Kasihan konsumen PDAM yang menggunakan air baku dari Kali Bekasi,” katanya Jumat (18/5/2018).

Ia melanjutkan, kondisi pencemaran diperparah dengan sistem pengolahan air oleh PDAM.

“Parahnya lagi sistem pengolahan air yang dimiliki PDAM kita juga nggak canggih, nggak bisa mengubah air menjadi layak pakai dan layak konsumsi, pokoknya ke depan semua harus ada perubahan,” tukasnya.

Seperti diketahui, Kali Bekasi kembali tercemar. Hal ini berdasarkan pantauan pada Kamis (17/5/2018) di mana air kali Bekasi kembali dihiasi buih-buih putih dan ikan-ikan terlihat mabuk.

Baca Juga :  Jalan Rusak-Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Curhat Keras di Reses DPRD

Diduga, buih-buih ini limbah kiriman dari hulu yang berasal dari Bogor.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB