Apdesi: Kades Jangan Mulai Kampanye

- Redaksi

Kamis, 18 Januari 2018 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi-Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bekasi mulai hangat diberbincangkan masyarakat. Bahkan, kelompok-kelompok pendukung dari masing-masing tokoh yang akan maju menjadi calon kepala desa kini sudah mulai terlihat pergerakannya.

Diketahui sebanyak 153 desa akan menghelat pesta demokrasi itu. Pilkades dinilai akan lebih rawan gesekan dimasyarakat. Suhu politik ditingkat desa pun sudah mulai memanas.

Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)  Kabupaten Bekasi menghimbau untuk seluruh kades dapat menjaga kondusifitas dilingkungannya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terutama untuk kades-kades petahana yang bakal maju lagi dalam pesta demokrasi itu.  Jangan terpancing untuk melakukan kampanye terselubung dengan memanfaatkan jabatannya.

Baca Juga :  Kisruh DPT, Camat Pastikan Pantau Kinerja Panitia Pilkades Lambangsari

Sekretaris Jenderal Apdesi Kabupaten Bekasi,  Jaut Sarja Winata meminta untuk semua kades yang akan maju kembali dalam pilkades untuk fokus dalam bekerja disisa jabatan yang tinggal beberapa bulan lagi ini.

“Ini yang harus memulainya petahana. Makanya saya (APDESI) sering sampaikan, kalau bisa petahana jangan main (kampanye) aja. Kita (Kades petahana, Red) nggak usah memulai kampanye, ngga usah memulai memasang banner atau apalah. Kita kan kerja, yang namaya kita kerja pun namanya bagian tugas kita, nggak usah kampanye,” tegas Jaut.

Baca Juga :  Mubakhi Siap Bawa Marwah PPP di DPRD Kota Bekasi

Ia mengakui bahwa pilkades akan rentan gesekan dimasyarakat ketimbang Pemilihan Kepala Daerah tingkat Bupati ataupun Gubernur. Oleh sebab itu harus ada antisipasi agar tidak terjadi konflik

“Memang pilkades ini akan lebih rawan gesekan berbeda dengan pemilihan Bupati ataupun Gubernur.  Pilkades langsung menyentuh masyarakat sehingga sangat rawan gesekan,”katanya diminta komentarnya awak media.

Kata Jaut terdapat desa-desa tertentu yang sangat riskan timbul gesekan terutama desa yang masih tingkat kesejahteraan masyarakat masih kurang,  “Kalau masyarakat desa yang arah perkotaan.  Gesekan tidak terlalu besar,”paparnya.

Baca Juga :  Ditantang Tiga Calon Kades, JSW Ngaku Senang

Ketika pilkades sudah mulai berjalan,  calon-calon yang maju diharapkan berkumpul sebelumnya dan membuat komitmen untuk bersaing secara sehat.

“Yang paling penting si calon ini harus menunjukan persaingan yang sehat. Jangan kita berkelompok antar pendukung,  saling menjelek-jelekan. Pokoknya harus fair play, “tuturnya.

Untuk diketahui di beberapa desa suasana pilkades sudah mulai memanas.  Poster-poster calon kepala desa pun sudah mulai dipasang dibeberapa titik. (yto/ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Halal Bihalal Anti Biasa, Ada All You Can Eat Murah di Cikarang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !