Anwar Musyadad: Kabupaten Bekasi Tidak Boleh Mati di Lumbung Padi

- Redaksi

Rabu, 7 November 2018 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kritik: Anwar Musyadad Ketua Timgab RINDU Kabupaten Bekasi saat mengisi acara buka bersama, Sabtu (26/5/18)

i

Kritik: Anwar Musyadad Ketua Timgab RINDU Kabupaten Bekasi saat mengisi acara buka bersama, Sabtu (26/5/18)

RJN, Bekasi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi meminta kepada seluruh calon legislatif (Caleg) melakukan program kerja sesuai kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Anwar Musyadad. Pasalnya, ketika terpilih menjadi wakil rakyat,  para caleg memperjuangkan program sesuai dengan keinginan masyarakat.

“Kabupaten Bekasi ini tidak boleh mati di lumbung padi. Segala sektor kita punya dan kita ini kawasan industri terbesar,”Kata Anwar ketika berbincang, pada Rabu (7/11/2018).

Pria yang saat ini tengah maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Bekasi mengatakan menjadi harus memiliki semangat juang untuk mensejahterakan masyarakat.”Jabatan wakil rakyat itu kendaraan untuk mensejahterakan masyarakat banyak,”paparnya.

Ia mengatakan jika jadi masyarakat biasa tak akan sanggup untuk membantu masyarakat banyak,”Kalau  kita jadi masyarakat biasa paling bisa bantu 1-2 orang. Tapi kalau jadi wakil rakyat kita bisa bantu masyarakat banyak tentu dari program-program. Bukan uang pribadi,”tuturnya.

Ia mencontohkan adanya 7 kawasan industri besar di Kabupaten Bekasi hingga kini dampaknya belum dirasakan masyarakat banyak, “Ribuan perusahaan multinasional ini kan potensi sangat besar mensejahterakan masyarakat banyak. Jika para legislatif dan esekutif fokus untuk kepentingan masyarakat,”paparnya.

Baca Juga :  Kali Pertama Gelar Reses, Nunung : Masyarakat Sangat Antusias

Ia mengatakan selain penyerapan tenaga kerja juga dapat menimbulkan wirausaha, “Itu, usaha lokal Kabupaten Bekasi bisa masuk industri. Dan juga harus ada tempat ikm di kawasan industri itu,”ungkapnya.

Ia menilai hal itu dapat dijalani asalkan semua elemen masyarakat harus bisa memberikan keamanan untuk investor, “Suap itu terjadi ketika pemerintah tidak berbelit mengurus perizinan. Kalau dipersulit biasanya mereka akan memakai berbagai cara salah satunya siap,”tuturnya.

Baca Juga :  AMC Siap Mendukung Kader Internal PPP Maju di Pilgub Jabar

Ia mengaku terjun ke politik karena ingin membenahi Kabupaten Bekasi. “Kita ini jauh tertinggal dengan daerah tetangga,”katanya

Ia menjelaskan partai adalah kendaraan untuk membawa arah yang lebih baik. Oleh sebab itu ia menargetkan PPP harus dapat meraih enam kursi di Kabupaten Bekasi.

“Kalau enam kursi dan terbentuk satu fraksi. PPP dapat menyuarakan kepentingan  dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,”tandasnya.(yto/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !