oleh

Amsor Biang Laka Maut di Cipali akan Dipindahkan ke RSUD Majalengka, Ini Alasannya

RJN Majalengka– Amsor, tersangka penyerangan terhadap sopir Bus Safari hingga mengakibatkan kecelakaan di Tol Cipali yang merenggut 12 nyawa akan dipindahkan ke RSUD Majalengka.

Pemindahan dilakukan untuk memudahkan penyidik kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada Amsor. Sebab, lokasi kecelakaan tepatnya di KM 150.900, terjadi di wilayah hukum Polres Majalengka.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengatakan, pihaknya perlu mendalami motif penyerangan yang dilakukan Amsor (29) terhadap pengendara bus Safari Lux Salatiga hingga mengalami kecelakaan.

Mariyono mengungkapkan, tahapan pemeriksan terhadap tersangka Amsori masih terus berlanjut. Seperti pemeriksaan kejiwaan terhadap Amsor yang belum dilakukan. Karena saat ini, Amsor masih dirawat intensif di RS Mitra Plumbon Cirebon.

“Proses pemeriksaan terhadap tersangka masih berlanjut, dan untuk memudahkan tersangka akan dipindahkan ke RSUD Majalengka,” ungkap AKBP Mariyono, Selasa (18/6/2019).

Masih dikatakan Kapolres, atas perbuatannya Amsor dijerat Pasal 338 Subsider 359 dengan ancaman pidana 15 tahun dan atau 5 tahun penjara. “Amsor dikenakan Pasal 338 subsider 359 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” kata Mariyono.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Atik Suswanti menjelaskan, saat ini kondisi Amsor masih kritis dan dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Plumbon.

Dia mengatakan, Amsor direncanakan akan dipindahkan lokasi perawatannya ke RSUD Majalengka. “Guna penyelidikan lebih lanjut, tersangka akan kita pindahkan. Karena sepertinya kasus ini akan ada pelimpahan ke Satreskrim,” kata Atik.

Atik menambahkan, mengenai waktu pemindahan lokasi perawatan Amsor itu belum dapat dipastikan. Pihaknya masih akan berkoordinasi terlebih dulu dengan RS Mitra Plumbon dan menyiapkan RS di Kabupaten Majalengka yang akan menjadi tempat perawatan Amsor.

Perkembangan Kasus kecelakaan ini lanjut dia, masih terus berkembang karena keterangan tersangka berubah-ubah yang mungkin diakibatkan karena kondisi tersangka yang masih belum stabil. 

(kki/rjn)

Komentar

News Feed