RakyatJabarNews.com, Cianjur – Wisatawan asal kawasan Timur Tengah seperti Saudi Arabia, Oman, Mesir, Uni Emirat Arab dan Yaman berkurang drastis. Jumlahnya berkurang seiring berlakunya pembatasan kunjungan ke luar negeri oleh negaranya masing – masing, Jumat (2/2/2018)
Wakil Ketua Masyarakat Pariwisata Cipanas Puncak, Endang Suherman, menjelaskan, semenjak ada kebijakan pengaturan tersebut, kunjungan wisatawan menurun. Kondisi ini dikeluhkan sebagian masyarakat dan penggiat pariwisata.
“Biasanya dalam sebulan kunjungan wisatawan Arab ke kawasan Puncak Cipanas dalam sebulan 300 terisi vila penuh. Sekarang hanya sekitar 50 vila dalam satu bulan,” keluhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Endang, selain adanya pembatasan kuota dari negara – negara penyuplai wisatawan Timur Tengah, kebanyakan diantara mereka malah memilih berwisata ke daerah Lombok, Raja Ampat, dan Bali.
“Cipanas dan Pacet mulai ditinggal wisatawan Timur Tengah, sekarang mereka malah beralih ke Bali, Lombok, dan destinasi wisata lainnya,” ujarnya.
Endang juga menerangkan, sejauh ini belum ada upaya serius pemerintah Kabupaten Cianjur dalam menyikapi masalah ini. Padahal sudah jelas jumlah wisata yang turun berdampak pula berkurangnya pendapatan masyarakat.
“Saya sesalkan kawasan Cipanas ini tak memiliki daya tawar lebih untuk wisatawan asing asal Timur Tengah. Kami harapkan pemerintah ada inovasi terobosan wisata di Cipanas,” tukasnya. (dee/RJN)









