Atasi Kekerdilan, Pemkab Cianjur Bentuk Tim Gabungan

- Redaksi

Selasa, 30 Januari 2018 - 12:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cianjur – Pemerintah pusat gencar menekan angka stunting atau kekerdilan. Anak yang menderita stunting memiliki tinggi badan lebih rendah dibanding usianya. Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah prioritas penanggulangan stunting yang tersebar di beberapa desa.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan Pemkab Cianjur telah membentuk Tim Penanggulangan Stunting. Anggotanya berasal dari gabungan beberapa instansi.

Baca Juga :  Parah, 33 Orang Meninggal Setiap Hari Akibat Narkoba

“Mudah-mudahan dengan cara seperti ini Kabupaten Cianjur bisa lebih fokus lebih terarah dan lebih cepat dalam penanggulangan Stunting ini,” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa beberapa penyebab anak mengalami stunting. Di antaranya:

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Siapkan Pesta Rakyat HUT RI 2026, Puncaknya Digelar 21 Agustus

1. Faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita.
2. Kekurangan pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi, sebelum dan masa kehamilan serta setelah melahirkan.
3.masih terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ANC-Ante Natal Care (pelayanan kesehatan untuk ibu selama masa kehamilan) Pose Natal Care dan pembelajaran dini yang berkualitas.
4. Masih kurangnya akses kepada makanan bergizi. Hal ini dikarenakan harga makanan bergizi di indonesia masih tergolong mahal.
5. Kurangnya akses air bersih dan sanitasi. (red/RJN)

Baca Juga :  Kemdikbud Gelar Pelatihan PAUD dan Dikmas

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan
190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:10 WIB

Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Senin, 21 September 2026 - 19:48 WIB

Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Berita Terbaru