Jelang Natal dan Tahun Baru, Ketersediaan Pangan di Cirebon Masih Stabil

- Redaksi

Kamis, 7 Desember 2017 - 12:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ketersediaan dan stabilitas pangan saat ini masih stabil. Dengan kestabilan tersebut, pemerintah berupaya untuk menekan agar harga pangan tidak terlalu tinggi, terutama menjelang hari Natal dan tahun baru ini. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon Asep Deddi saat membuka Rapat Koordinasi Semester 2 Dewan Ketahanan Pangan Kota Cirebon 2017 di aula kantor Dinas Angan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Cirebon, Jl. Raya Kalijaga, Pegambiran, Kota Cirebon hari Kamis (7/12).

Baca Juga :  Gubernur Jabar Resmikan Tahap 1 Revitalisasi Kalimalang Taman Tarum Bhagasasi

“Yang harus diwaspadai adalah lonjakan harga, dan bila perlu operasi pasar,” jelasnya saat ditemui awak media.

Asep Deddi menambahkan, naiknya harga pangan bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya faktor cuaca, distribusi yang tersendat, pasokan petani berkurang, dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga memberikan solusi yang efektif tentang ketahanan pangan, serta pemerintah menjamin ketersediaan pangan,” pungkasnya.

Adapun upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kota Cirebon untuk menjaga kestabilan pangan adalah mendorong regulasi, meningkatkan dukungan ketersediaan dan cadangan pangan dengan bekerja sama dengan Bulog, mendorong alternatif beras supaya tidak ketergantungan, meningkatkan pengawasan dan keamanan pangan yang beredar di masyarakat mempermudah akses pangan.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi dan PT Mora Telematika Indonesia Tanda Tangani Kerja Sama

Sedangkan menurut Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Cirebon Maharani Dewi, pertumbuhan penduduk meningkat di daerah perkotaan dikarenakan urbanisasi. Sehingga, kebutuhan pangan di kota akan meningkat.

“Urbanisasi sangat mempengaruhi kebutuhan pangan di Kota Cirebon. Hal itu dikarenakan lapangan kerja tidak di dapat saat di desa. Sehingga mereka berbondong-bondong menuju kota,” tuturnya.

Baca Juga :  KPwBI Cirebon Siapkan Rp 5,59 Triliun untuk Penukaran Uang Baru

Maharani melanjutkan, data terakhir Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon tahun 2016, jumlah penduduk Cirebon 388854 jiwa. Dengan angka tersebut, kebutuhan pangan semakin meningkat.

“Karena itu, kita berupaya untuk meningkatkan kestabilan dan ketersediaan pangan, apalagi udah mau Natal dan tahun baru ini,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB