Program Gerakan Nasional Non Tunai, Pemerintah Dituntut Perbaiki Infrastruktur Dahulu

- Redaksi

Selasa, 21 November 2017 - 09:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Pemberlakuan pembayaran non tunai di beberapa tempat membuat pemerintah atau badan usaha swasta lebih efisien dalam membuat pelayanan publik dengan lebih akurat dan cepat. Selain itu, juga membuat pelayanan publik menjadi bebas pungli karena semua data terekam. Namun, ternyata masih banyak wilayah yang belum mampu menerapkan sistem pembayaran non tunai.

Pemberlakuan sistem pembayaran non tunai ini berdasarkan beberapa kebijkan seperti UU no. 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transkasi Elektronik, PBI no. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayatan, POJK no. 77/POJK.01/2016 tentang Pinjam-Meminjam Uang Berbasis Teknologi, dan lain-lain.

Baca Juga :  XL Axiata Terima Trofi Opensignal Awards

Kepala Grup Pengelolaan Program Elektronifikasi, Keuangan Inklusif, dan Perizinan Pungky P. Wibowo mengatakan, bahwa permasalahan ini tentunya akan diperbaiki secara bertahap. Karena, wilayah Indonesia yang luas, dan pembangunan infrastruktur sedang berjalan, maka pembayaran non tunai masih menjadi kendala di beberapa tempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan adanya infrastruktur yang memadai, maka program Gerakan Nasional Non Tunai ini akan bisa merata ke seluruh negeri,” ucapnya dalam Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017 yang diselenggarakan di Grand Sahid Jaya Hotel, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 86, Tanah Abang, Jakarta Pusat hari Senin (20/11).

Baca Juga :  Awal Tahun 2021, SSPM Bagi-Bagi Vocher Untuk Konsumen

Dalam pelatihan tersebut, hadir sekitar 580 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia. Dan dari salah satu wartawan, ada yang menyinggung soal infrastruktur yang belum memadai di sebuah daerah, dan hal tersebut harus dipenuhi sebelum berlakunya pembayaran non tunai.

Wibowo menanggapi, bahwa memang infrastruktur sangat penting dalam mewujudkan program Gerakan Nasional Non Tunai ini. Karena itu, dia menjelaskan bahwa akan melakukan secara bertahap dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Alami PeningkatanTrafik, Pelanggan Kartu Xl Habiskan Liburan Dengan Sosmed

“Itu masukan yang bagus. Saya memang berharap ada masukan-masukan seperti ini yang bisa membantu kelancaran program ini,” tuturnya.

Wibowo melanjutkan, untuk mencapai sistem pembayaran yang efisien, aman, dan andal dengan memperhatikan perluasan akses dan perlindungan konsumen, terdapat lima macam peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, yaitu regulator, pengawasan, perizinan, operator, dan fasilitator.

Dari kelima peran tersebut, tentunya Bank Indonesia juga ikut berperan penting dalam pembangunan infrastruktur daerah demi terciptanya program non tunai. “Intinya, kami akan memperbaiki semua itu secara bertahap,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi
Asep Surya Atmaja Bidik Berobat Gratis untuk Seluruh Warga Bekasi Mulai 2027
Mohamad Ikhfar Tsalahuddin Jabat Assistant Director of Sales Harper Cikarang
XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu
Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan
Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT
Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
IM3 Gelar Pesta Hadiah IMPoin 2026, Siapkan 2.026 Hadiah Termasuk Mobil Listrik BYD

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Asep Surya Atmaja Bidik Berobat Gratis untuk Seluruh Warga Bekasi Mulai 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Mohamad Ikhfar Tsalahuddin Jabat Assistant Director of Sales Harper Cikarang

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:01 WIB

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan

Berita Terbaru