IRT Ikuti Workshop Pengolahan Barang Bekas

- Redaksi

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Ciamis – Puluhan Ibu Rumah Tangga (IRT) dan anggota PPK di Desa Mar­galuyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis me­ngi­kuti kegiatan workshop Pe­ngolahan barang bekas menjadi kerajinan tangan di SMP Negeri 1 Cikoneng yang diselenggarakab oleh pengelola ritel modern Jumat (20/10) kemarin.

Salah seorang narasumber workshop Arigami me­nga­takan barang bekas yang sudah tidak difungsikan kembali, ternyata bisa diolah menjadi barang kerajinan yang bermanfaat.

”Botol plastik bekas yang biasanya tidak dipakai lagi, kini bisa dikumpulkan kemudian dibuat menjadi kerajinan atau souvenir cantik. Caranya cukup mudah karena menggunakan bahan sederhana,” ujarnya.

Limbah plastik seperti botol plastik bekas, sedotan, tali plastik atau pun kantong kresek bisa diolah menjadi kerajinan seperti dijadikan bentuk udang untuk umpan pancing, membuat mainan anak ataupun souvenir untuk pernikahan.

Karena barang bekas atau sampah banyak sekali ditemukan, sehingga setelah diolah kembali menjadi kerajinan dengan berbagai model, seperti botol plastik bekas bisa menjadi barang bernilai ekonomis. Nantinya, hasil dari barang tersebut bisa menjadi penghasilan untuk membantu perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Tukang Becak dan Sol Sepatu Pangandaran Berharap ke Kang Uu

Salah seorang IRT, Imas mengaku senang dengan adanya pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi kerajinan atau barang yang memiliki nilai ekonimis ini. Menurutnya, sangat bermanfaat untuk kedepannya dengan mengelola limbah plastik yang ada di sekitar untuk kemudian hasilnya bisa dijual.

”Saya sangat senang ikut pelatihan dari alfamart. Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan dan sangat bermanfaat,” jelasnya.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart Bandung Yosia Andika Pakiding mengatakan kegiatan pelatihan pemberdayaan masyarakat ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perudahaan kepada masyarakat sekitar Kecamatan Cikoneng, dengan harapan masyarakat bisa memiliki kemampuan mengolah barang bekas menjadikannya barang bernilai ekonomis.

Baca Juga :  Tokoh Pangandaran Dukung Visi Pengembangan Wisata dan Pertanian Kang Uu

Selain itu, kegiatan mengolah limbah menjadi barang bernilai ekonomis ini sebagai upaya dalam menumbuhkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan melalui pengembangan kemampuan keterampilan bagi masyarakat.

”Semoga pelatihan ini menjadikan ibu rumah tangga lebih kreatif dan menjadi wirausahawan apabila sudah mahir baik dalam produksi maupun pemasarannya,” pungkasnya.(asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lubang Misterius Muncul di Ciamis Usai Hujan Deras, Warga Cemas Tanah Ambles
Bimtek Ketiga, Panwaslu Cibitung Raker Teknis Pengawasan Pungutan Suara Untuk Pengawas TPS
Bahrudin SE, Resmikan Balai Warga Posyandu Bumi Sakinah 1
Kasus Ciki Ngebul, Wagub Jabar Cek Pabrik Jajanan Anak di Ciamis
Incar Calon Fleet, SSPM Bekasi Siapkan Strategi Ini…
PWI Cirebon Sudah Seharusnya Menjadi 2, PWI Kota dan Kabupaten
Sekda Kabupaten Bekasi Tutup Forum Perangkat Daerah Tahun 2022
Pemkab Bekasi Raih Peringkat 1 Nasional Realisasi Investasi Rp 43,27 Triliun Tahun 2021
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Lubang Misterius Muncul di Ciamis Usai Hujan Deras, Warga Cemas Tanah Ambles

Jumat, 22 November 2024 - 17:30 WIB

Bimtek Ketiga, Panwaslu Cibitung Raker Teknis Pengawasan Pungutan Suara Untuk Pengawas TPS

Kamis, 1 Februari 2024 - 11:26 WIB

Bahrudin SE, Resmikan Balai Warga Posyandu Bumi Sakinah 1

Sabtu, 14 Januari 2023 - 21:45 WIB

Kasus Ciki Ngebul, Wagub Jabar Cek Pabrik Jajanan Anak di Ciamis

Minggu, 29 Mei 2022 - 16:16 WIB

Incar Calon Fleet, SSPM Bekasi Siapkan Strategi Ini…

Berita Terbaru

Bekasi

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB