Co-Founder BukaLapak: Sistem di Indonesia Masih Semi Online

- Redaksi

Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sebagai salah satu perusahaan e-commerce yang besar di Indonesia, BukaLapak tetap fokus mengikuti perkembangan dan beradaptasi supaya tidak tergerus oleh zaman. Hal tersebut diungkapkan oleh Co-Founder & CFO BukaLapak Muhamad Fajrin Rasyid dalam acara temu responden 2017 dengan tema “Digitalisasi Usaha, Why Not?” yang diadakan di Ruang Serba Guna Sasana Gunung Jati Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Jl. Yos Sudarso no. 5-7 Kota Cirebon hari Kamis (19/10).

Baca Juga :  DFSK Ajak Konsumen Bersenang Riang Gembira

Fajrin menambahkan, pada intinya adalah memberikan servis yang terbaik bagi customer, baik itu penjual maupun pembeli. Karena, dengan servis yang baik akan membuat customer nyaman menggunakan BukaLapak.

“Kita selalu memperhatikan kebutuhan dan keluhan mereka. Kita berusaha mengupgrade layanan kita. Karena itulah, rating kita di Play Store cukup tinggi untuk ukuran e-commerce,” jelasnya saat ditemui awak media usai acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fajrin menambahkan, saat ini customer BukaLapak berusia sekitar 20-30 tahun. Yang terbanyak dalam transaksi adalah fashion dan aksesoris.

Baca Juga :  KPwBI Cirebon Gelar Workshop Wartawan di Lembang, Bandung

Di Indonesia, sistem pembayaran atau payment ini bisa dikatakan masih kurang, karena masih ada bank transfer, pembayaran melalui minimarket, sistem COD, dan lain-lain. Fajrin menjelaskan, di luar negeri seperti Cina dan Amerika, sistem pembayarannya lebih canggih sehingga customer tidak perlu repot.

“Di luar sana mereka menggunakan Paypal, jadi customer tinggal klik klik, lalu hanya menunggu barang datang saja. Jadi, di Indonesia ini masih semi online sistemnya. Ini yang harus kita kembangkan,” tuturnya.

Baca Juga :  Menanggapi Surat yang Beredar di Medsos, Kang Is: Golkar Masih Konsisten dengan Hasil Rapat 1 Agustus

Untukku, Fajrin selalu membuat BukaLapak terus berimprovisasi dengan tren-tren terbaru, supaya tidak hilang tergerus zaman.

“Kita membuat suatu supaya customer, baik penjual maupun pembeli bisa fokus di BukaLapak. Tapi kita juga tidak bisa melarang mereka menggunakan e-commerce lain. Kita berusaha meningkatkan layanan,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
IM3 Gelar Pesta Hadiah IMPoin 2026, Siapkan 2.026 Hadiah Termasuk Mobil Listrik BYD
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:03 WIB

IM3 Gelar Pesta Hadiah IMPoin 2026, Siapkan 2.026 Hadiah Termasuk Mobil Listrik BYD

Berita Terbaru