KABUPATEN BEKASI – Tiga aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Bekasi berhasil lolos seleksi sebagai kandidat pegawai berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat. Ketiganya kini membawa harapan Kabupaten Bekasi untuk meraih prestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan tiga ASN tersebut berasal dari dua kategori jabatan, yakni administrator dan pengawas.
Untuk kategori administrator, Kabupaten Bekasi diwakili Padri yang merupakan salah satu kepala bidang di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Sementara itu, dua kandidat lainnya dari kategori pengawas berasal dari Kepala Puskesmas Sukadami dan Kepala UPTD Lingkungan Hidup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, ada tiga kandidat dari Kabupaten Bekasi yang lolos. Mereka merupakan utusan daerah yang saat ini berjuang membawa nama baik Kabupaten Bekasi di tingkat Provinsi Jawa Barat,” kata Endin, Rabu (28/10/2026), di Aula Bappeda Kabupaten Bekasi.
Menurut Endin, persaingan di tingkat provinsi semakin ketat karena jumlah kandidat yang tersisa saat ini hanya enam orang. Meski demikian, Kabupaten Bekasi masih memiliki peluang untuk melanjutkan persaingan hingga tahap berikutnya.
Ia berharap ketiga ASN tersebut mampu meraih hasil terbaik dan mengikuti jejak ASN Kabupaten Bekasi yang sebelumnya berhasil menembus tingkat nasional.
“Tahun lalu sudah ada yang masuk ke tingkat nasional, yaitu Direktur RSUD Cabangbungin. Mudah-mudahan prestasi tersebut bisa diikuti oleh generasi ASN yang sekarang,” ujarnya.
Endin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi secara konsisten melakukan pembinaan dan penjaringan ASN berprestasi melalui program ASN Reward yang diselenggarakan setiap tahun.
Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mengidentifikasi ASN yang memiliki kompetensi, kualitas, serta kinerja unggul agar dapat mewakili Kabupaten Bekasi dalam ajang penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional.
“Pembinaan sudah kita lakukan. Setiap tahun kita mengadakan ASN Reward sebagai salah satu cara untuk menyaring ASN yang memang memiliki kualitas. Nantinya, mereka bisa menjadi utusan Kabupaten Bekasi di tingkat provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Ia berharap program pembinaan tersebut dapat mendorong semakin banyak ASN Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan profesionalisme, kinerja, dan prestasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
*)






















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.