Plt Bupati Bekasi Ungkap Rencana Penataan 5 Desa di Perbatasan Bogor

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan sambutan dalam sebuah acara di Kabupaten Bekasi, didampingi pasangan Abang dan Mpok Kabupaten Bekasi. (Sabtu, 15 Agustus 2026).

i

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan sambutan dalam sebuah acara di Kabupaten Bekasi, didampingi pasangan Abang dan Mpok Kabupaten Bekasi. (Sabtu, 15 Agustus 2026).

KABUPATEN BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkap rencana penataan lima desa di wilayah perbatasan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Rencana tersebut dibahas Asep bersama Gubernur Jawa Barat pada Sabtu (15/8/2026). Lima desa itu nantinya akan dikembangkan dengan tetap mempertahankan karakter asli kawasan.

Asep mengatakan, Gubernur Jawa Barat menginginkan pembangunan desa tidak menghilangkan identitas lokal, termasuk bentuk rumah warga.

“Rumahnya tidak perlu berubah. Karakternya tetap ada, karena aslinya jangan pernah diubah,” kata Asep.

Wilayah Cibarusah dan Bojongmangu menjadi salah satu kawasan yang akan dipertimbangkan dalam rencana tersebut.

Menurut Asep, pembangunan lima desa itu akan mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemkab Bekasi terlebih dahulu akan memasukkan program tersebut ke dalam sistem perencanaan pembangunan sebelum diajukan.

Baca Juga :  Buka Seleksi Terbuka, Pemkot Bekasi Cari Sosok Profesional untuk BPRS Patriot

Selain penataan desa, pembangunan jalan provinsi di kawasan perbatasan juga menjadi bagian dari rencana. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperbaiki akses menuju desa sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Asep mengatakan konsep pembangunan akan mengedepankan karakter budaya Sunda dan kondisi lingkungan yang masih alami.

Wibawa Mukti Jadi Pusat Aktivitas Malam

Asep juga menyiapkan konsep untuk menghidupkan kawasan Stadion Wibawa Mukti sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono membuka seminar KUMKM Kota Bekasi

Rencananya, kawasan tersebut akan diramaikan pada malam akhir pekan dengan kegiatan hiburan seperti musik serta pelayanan masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Bekasi untuk bepergian, ekonominya selalu berputar di kawasan Bekasi,” ujar Asep.

Menurutnya, keberadaan ruang publik seperti itu penting untuk mendorong aktivitas ekonomi dan menjadi tempat berkumpul masyarakat.

Pemkab Bekasi juga akan memetakan sejumlah lokasi di 23 kecamatan yang berpotensi dikembangkan sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Fokus pada Pelayanan dan Pendidikan

Di sektor pelayanan publik, Asep mengatakan Pemkab Bekasi akan memperkuat pelayanan terpadu satu pintu melalui PTSP.

Setiap perangkat daerah nantinya diharapkan memiliki meja pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dan penyelesaian terkait proses perizinan dengan lebih cepat.

Baca Juga :  Desa Sukadami Tuntaskan Program Padat Karya Tunai Bersihkan Sungai Cikadu

Sementara di bidang kesehatan, Pemkab Bekasi menargetkan penyelesaian tunggakan pembayaran secara bertahap agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Untuk pendidikan, pemerintah daerah akan memetakan sekolah yang membutuhkan renovasi. Sekolah yang kondisinya membutuhkan perbaikan akan menjadi prioritas.

Asep menegaskan pembangunan Kabupaten Bekasi tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.

Memasuki usia ke-76 Kabupaten Bekasi, pemerintah daerah ingin pembangunan dapat dirasakan lebih merata di seluruh wilayah, termasuk kawasan perbatasan.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Bekasi Dorong Pembangunan Ekosistem Ekonomi Baru dan Ikon Daerah
Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan
Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan
76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76
PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi
Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur
Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Ketua DPRD Bekasi Dorong Pembangunan Ekosistem Ekonomi Baru dan Ikon Daerah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Plt Bupati Bekasi Ungkap Rencana Penataan 5 Desa di Perbatasan Bogor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:52 WIB

PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami