BNK Kabupaten Bekasi Gandeng Dunia Usaha Perangi Narkoba, Karyawan Dibekali Edukasi Pencegahan

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budiyanto, memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada karyawan PT Komala Agung Langgeng Perkasa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja melalui kolaborasi antara BNK Kabupaten Bekasi dan dunia usaha.

i

Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budiyanto, memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada karyawan PT Komala Agung Langgeng Perkasa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja melalui kolaborasi antara BNK Kabupaten Bekasi dan dunia usaha.

KABUPATEN BEKASI – Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Komitmen tersebut ditunjukkan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi yang menggandeng PT Komala Agung Langgeng Perkasa dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bagi para karyawan.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan perusahaan itu bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, masa depan, hingga produktivitas kerja.

Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budiyanto, mengatakan lingkungan kerja merupakan salah satu sektor strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, edukasi harus terus dilakukan agar para pekerja memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkotika.

Susilo Budiyanto saat menyampaikan materi pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada karyawan PT Komala Agung Langgeng Perkasa di Kabupaten Bekasi.

“Pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Melalui sosialisasi seperti ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak pada keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat secara luas,” ujar Susilo Budiyanto. Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan, keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif. Perusahaan memiliki peran besar dalam membangun budaya kerja yang bebas dari narkoba melalui edukasi yang berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Susilo menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat menurunkan kinerja pegawai, meningkatkan risiko kecelakaan kerja, memperburuk kedisiplinan, hingga menimbulkan kerugian bagi perusahaan.

Baca Juga :  Motorola edge 60 FUSION Meluncur di Indonesia

“Perusahaan yang memiliki pekerja terlibat narkoba berpotensi mengalami penurunan produktivitas dan berbagai persoalan lainnya. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini,” katanya.

BNK Kabupaten Bekasi mengapresiasi langkah PT Komala Agung Langgeng Perkasa yang secara aktif mendukung program pencegahan narkoba melalui kegiatan edukasi kepada para pekerja.

Selain mendapatkan materi tentang bahaya narkotika, peserta juga dibekali pemahaman mengenai ciri-ciri penyalahgunaan narkoba, dampak hukum yang dapat ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari pengaruh peredaran narkotika.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dusun I, Bustomi, HRGA PT Komala Agung Langgeng Perkasa Eka Maulana, serta Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Selatan Aiptu Surono.

Baca Juga :  Menjadi Mahasiswi Sekaligus Berbisnis, Membuat Amel Semangat Belajar

Direktur PT Komala Agung Langgeng Perkasa, H. Tri Budi Utomo, mendapat apresiasi atas komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bebas narkoba.

Susilo berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bersih dari narkoba sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berdaya saing.

“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi semua pihak agar generasi produktif kita terlindungi dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

(advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru