KABUPATEN BEKASI – Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Komitmen tersebut ditunjukkan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi yang menggandeng PT Komala Agung Langgeng Perkasa dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bagi para karyawan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan perusahaan itu bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, masa depan, hingga produktivitas kerja.
Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budiyanto, mengatakan lingkungan kerja merupakan salah satu sektor strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, edukasi harus terus dilakukan agar para pekerja memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkotika.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Melalui sosialisasi seperti ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak pada keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat secara luas,” ujar Susilo Budiyanto. Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif. Perusahaan memiliki peran besar dalam membangun budaya kerja yang bebas dari narkoba melalui edukasi yang berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Susilo menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat menurunkan kinerja pegawai, meningkatkan risiko kecelakaan kerja, memperburuk kedisiplinan, hingga menimbulkan kerugian bagi perusahaan.
“Perusahaan yang memiliki pekerja terlibat narkoba berpotensi mengalami penurunan produktivitas dan berbagai persoalan lainnya. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini,” katanya.
BNK Kabupaten Bekasi mengapresiasi langkah PT Komala Agung Langgeng Perkasa yang secara aktif mendukung program pencegahan narkoba melalui kegiatan edukasi kepada para pekerja.
Selain mendapatkan materi tentang bahaya narkotika, peserta juga dibekali pemahaman mengenai ciri-ciri penyalahgunaan narkoba, dampak hukum yang dapat ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari pengaruh peredaran narkotika.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dusun I, Bustomi, HRGA PT Komala Agung Langgeng Perkasa Eka Maulana, serta Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Selatan Aiptu Surono.
Direktur PT Komala Agung Langgeng Perkasa, H. Tri Budi Utomo, mendapat apresiasi atas komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bebas narkoba.
Susilo berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bersih dari narkoba sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berdaya saing.
“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi semua pihak agar generasi produktif kita terlindungi dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
(advertorial)









