Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto

i

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto

BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengambil langkah baru dalam penerapan efisiensi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Mulai Rabu (17/6/2026), ia memangkas jumlah kendaraan dinas yang mengiringi aktivitas kedinasannya dari tiga rangkaian kendaraan menjadi hanya satu mobil yang digunakan bersama para staf.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih sederhana, efektif, dan hemat penggunaan kendaraan operasional pemerintah.

“Saya mulai hari ini menggunakan satu kendaraan saja bersama staf. Yang sebelumnya ada tiga rangkaian kendaraan yang mengiringi, sekarang cukup satu kendaraan,” ujar Tri Adhianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, efisiensi tidak hanya berbicara soal penghematan anggaran, tetapi juga bagaimana pemerintah memberikan contoh penggunaan fasilitas negara secara bijak.

“Efisiensi seperti inilah yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kerja. Tidak perlu banyak iring-iringan kendaraan,” katanya.

Baca Juga :  Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Pilih Hiace untuk Aktivitas Kedinasan

Tri menjelaskan, selama hari kerja dari Senin hingga Jumat dirinya akan menggunakan kendaraan dinas jenis Hiace bersama jajaran staf saat menjalankan agenda pemerintahan.

Sementara pada akhir pekan, yakni Jumat hingga Minggu, ia tetap memilih menggunakan kendaraan pribadi karena lebih banyak menghadiri undangan warga, kegiatan sosial, maupun agenda kemasyarakatan yang lokasinya berada di lingkungan permukiman.

“Pada akhir pekan saya menggunakan kendaraan sendiri karena biasanya langsung bertemu masyarakat. Selain itu, tidak semua akses jalan menuju permukiman memungkinkan dilalui kendaraan berukuran besar,” jelasnya.

Bukan Sekadar Hemat BBM

Tri menegaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk menghemat biaya bahan bakar minyak (BBM), melainkan mengurangi jumlah kendaraan yang melintas secara beriringan saat menjalankan tugas pemerintahan.

Baca Juga :  Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi

“Bukan persoalan biaya BBM-nya, tetapi bagaimana kita mengurangi kendaraan yang beriringan terlalu banyak di jalan. Dengan satu kendaraan bersama, pekerjaan tetap berjalan efektif dan lebih sederhana,” tegasnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi budaya baru di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Camat Diminta Berangkat Rapat Bersama

Tak hanya diterapkan di tingkat wali kota, Tri juga mengimbau seluruh camat di Kota Bekasi agar menerapkan pola serupa ketika menghadiri rapat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Menurutnya, camat dan para lurah dapat memanfaatkan satu kendaraan bersama sehingga mobilitas aparatur menjadi lebih efisien.

“Kalau ada rapat di kantor Pemkot, saya sarankan camat menggunakan satu kendaraan bersama para lurahnya. Jadi berangkat dan pulang bersama dalam satu mobil,” ujarnya.

Baca Juga :  Oknum PNS Kabupaten Pangandaran di Laporkan Polisi

WFH Jumat Jadi Bagian Efisiensi

Selain mengurangi penggunaan kendaraan dinas, Pemerintah Kota Bekasi juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan konsumsi listrik di perkantoran sekaligus mengurangi mobilitas kendaraan operasional pemerintah.

“Dengan penerapan WFH setiap Jumat, kita bisa melakukan efisiensi penggunaan listrik di kantor sekaligus mengurangi mobilitas kendaraan dinas yang tidak diperlukan,” pungkas Tri.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Bekasi ingin menunjukkan bahwa efisiensi dapat diwujudkan melalui perubahan kebiasaan kerja yang sederhana namun berdampak nyata. Pengurangan iring-iringan kendaraan dinas, penggunaan kendaraan bersama, serta kebijakan WFH diharapkan menjadi contoh tata kelola pemerintahan yang lebih hemat, efektif, ramah lingkungan, dan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan
Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 57 Kasus, 74 Tersangka dan Puluhan Ribu Obat Keras Disita
190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Kemenkeu Jabar Lelang 123 Aset Sitaan Pajak Senilai Rp24,72 Miliar
Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR
Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026
Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:10 WIB

Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan

Rabu, 23 September 2026 - 09:23 WIB

190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Selasa, 22 September 2026 - 22:24 WIB

Kemenkeu Jabar Lelang 123 Aset Sitaan Pajak Senilai Rp24,72 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 19:48 WIB

Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR

Berita Terbaru