Pilkades Digital Siap Digelar di Kabupaten Bekasi, Hitung Suara Cuma 10 Menit!

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPMD Provinsi Jawa Barat menggelar sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital dan pemutakhiran data penduduk di Aula Kantor Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal persiapan penerapan Pilkades Digital di 154 desa di Kabupaten Bekasi.

i

DPMD Provinsi Jawa Barat menggelar sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital dan pemutakhiran data penduduk di Aula Kantor Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal persiapan penerapan Pilkades Digital di 154 desa di Kabupaten Bekasi.

KABUPATEN BEKASI– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bekasi bakal memasuki babak baru. Tak lagi sepenuhnya manual dengan surat suara kertas, Pilkades tahun ini direncanakan menggunakan sistem digital yang diklaim lebih cepat, hemat biaya, dan transparan.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat mulai mematangkan persiapan melalui kegiatan Sosialisasi Pilkades Digital dan Pemutakhiran Data Penduduk di Aula Kantor Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Kamis (11/6/2026).

Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DPMD Jawa Barat, Dimas T.R. Nainggolan, mengatakan penerapan Pilkades Digital bukan hal baru di Jawa Barat. Sistem serupa sebelumnya telah sukses diterapkan di Kabupaten Indramayu dan Karawang pada pelaksanaan Pilkades 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun ini Kabupaten Bekasi akan menerapkannya di 154 desa dengan skema satu TPS di setiap desa,” ujar Dimas.

Menurutnya, sistem digital membawa sejumlah keuntungan besar dibanding metode konvensional. Salah satunya dari sisi efisiensi anggaran. Jika Pilkades manual membutuhkan biaya pencetakan surat suara mencapai Rp7 juta hingga Rp10 juta per TPS, sistem digital hanya memerlukan sekitar Rp3,6 juta per TPS.

Baca Juga :  Wakil Walikota Dampingi Menteri Sosial Tinjau Panti Sosial Tresna Werdha Bulak Kapal

Tak hanya lebih hemat, proses penghitungan suara juga jauh lebih cepat. Jika biasanya rekapitulasi berlangsung hingga malam hari, melalui sistem digital hasil pemungutan suara bisa diketahui hanya dalam waktu sekitar lima hingga sepuluh menit.

“Berita acara dan hasil penghitungan suara dapat langsung dibuat setelah rekap selesai, jadi lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

Namun demikian, Dimas menegaskan keberhasilan Pilkades Digital sangat bergantung pada kesiapan panitia dan validitas data pemilih tetap (DPT). Berdasarkan evaluasi di daerah lain, dua hal tersebut menjadi tantangan utama yang harus dipastikan sejak awal.

Panitia, kata dia, harus memahami sistem digital dengan baik agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Di sisi lain, pemutakhiran data penduduk juga harus dilakukan maksimal untuk menghindari data ganda atau pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat masih tercantum dalam DPT.

Baca Juga :  Konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Hampir Rampung, Jasa Marga Targetkan Fungsional Saat Natal dan Tahun Baru

“Kami meminta pemutakhiran data dilakukan secara maksimal agar DPT benar-benar valid dan akurat,” tegas Dimas.

Penerapan Pilkades Digital ini menjadi bagian dari modernisasi tata kelola pemerintahan desa sekaligus mendukung arahan pemerintah pusat dalam pemanfaatan teknologi digital pada sistem pemilihan.

Sementara itu, Camat Sukatani, Agus Dahlan, menyambut positif langkah tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memberikan pemahaman kepada pemerintah desa, panitia, dan masyarakat sebelum Pilkades Digital perdana diterapkan di Kabupaten Bekasi.

“Hari ini kami bersama Kecamatan Sukatani, Sukakarya, Cabangbungin, dan Muaragembong mengikuti sosialisasi Pilkades Digital dari DPMD Provinsi Jawa Barat dan DPMD Kabupaten Bekasi. Tentu kami sangat menyambut baik kegiatan ini,” katanya.

Agus optimistis sistem digital akan mempermudah masyarakat dalam menyalurkan hak pilih sekaligus mempercepat proses penghitungan suara. Berbeda dari sistem manual yang mengandalkan surat suara kertas, Pilkades Digital menggunakan perangkat elektronik yang terintegrasi dengan sistem data.

Baca Juga :  Pj Bupati Kawal Kafilah Kabupaten Bekasi Pawai Ta'aruf MTQ ke-37 Jawa Barat

Ia menilai sistem ini juga mampu meminimalkan persoalan teknis yang selama ini kerap muncul pada pemungutan suara konvensional, sehingga hasil pemilihan dapat diketahui lebih cepat dan transparan.

Meski berbeda pilihan, Agus mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga persatuan dan mendukung suksesnya Pilkades Digital di Kabupaten Bekasi.

“Kami mengimbau masyarakat mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Walaupun berbeda pilihan, kita tetap satu sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi yang aman, damai, dan rukun,” pungkasnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal penting menuju Pilkades Digital di Kabupaten Bekasi, sekaligus memastikan pemutakhiran data penduduk berjalan optimal demi terciptanya pemilihan kepala desa yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam 1 Muharram di Bekasi Pecah! 5.000 Warga Ikut Pawai, Tri Adhianto Soroti Kebersamaan
Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:45 WIB

Malam 1 Muharram di Bekasi Pecah! 5.000 Warga Ikut Pawai, Tri Adhianto Soroti Kebersamaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WIB

Pilkades Digital Siap Digelar di Kabupaten Bekasi, Hitung Suara Cuma 10 Menit!

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:50 WIB

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Berita Terbaru