Kemenag Bekasi Perkuat Kolaborasi dengan MUI untuk Jaga Kerukunan Umat

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 21:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Ujang Ruhiyat.

i

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Ujang Ruhiyat.

Kabupaten Bekasi – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Ujang Ruhiyat, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Langkah ini dilakukan untuk membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Ujang saat menghadiri acara Halal Bihalal MUI Kabupaten Bekasi di Aula KH Noer Alie, Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, Selasa (14/4/2026).

Dalam sambutannya, Ujang mengapresiasi peran MUI sebagai mitra strategis Kemenag dalam menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah serta merawat kerukunan umat di Kabupaten Bekasi yang heterogen.

“Hubungan antara umaro dan ulama bukan hal baru. Keduanya ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan, dan harus berjalan seiring untuk mewujudkan masyarakat Bekasi yang religius, rukun, cerdas, dan sejahtera,” ujarnya.

Baru beberapa hari menjabat, Ujang mengaku bersyukur dapat langsung bersilaturahmi dengan para kiai dan tokoh agama. Ia menyadari, peran Kemenag tidak akan optimal tanpa dukungan ulama, khususnya MUI.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan tiga komitmen utama Kemenag Kabupaten Bekasi ke depan. Pertama, memperkuat moderasi beragama dengan menanamkan nilai tawasut (moderat), tawazun (seimbang), i’tidal (adil), dan tasammuh (toleran).

Baca Juga :  Sidang Virtual PPKM Darurat ini Sanksinya

Kedua, meningkatkan layanan keagamaan melalui Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, pondok pesantren, serta lembaga pendidikan keagamaan lainnya agar semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Masukan dari Majelis Ulama akan menjadi perhatian utama kami dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan,” tegasnya.

Ketiga, memperkuat kolaborasi program keumatan, mulai dari pembinaan di lembaga pemasyarakatan, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, hingga penguatan ekonomi umat. Ia juga menyinggung peran LPTQ dalam pembinaan Al-Qur’an, mengingat prestasi Kabupaten Bekasi yang pernah meraih juara umum MTQ.

Baca Juga :  Jordi Cruyff Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia, Berikut Perannya di Skuad Garuda

Ujang juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Bekasi sebagai miniatur Indonesia, seperti derasnya arus informasi, potensi gesekan sosial, hingga persoalan moral generasi muda.

Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi yang semakin kuat antara ulama dan pemerintah.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk MUI. Mari rutin berdiskusi dan mencari solusi bersama atas persoalan keumatan di Bekasi,” katanya.

Ia menegaskan, Kemenag tidak bisa berjalan sendiri, dan kekuatan umat sangat bergantung pada persatuan para ulama. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa
Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa
Wawali Harris Bobihoe Hadiri Maulid Nabi di Pondokgede, Ajak Warga Teladani Rasulullah
Gebrak Pasar di Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta
APBD Tembus Rp7,8 Triliun, Asep Surya Atmaja Bongkar Tambahan Rp24 Miliar untuk BPJS
DPRD Kebut Perubahan APBD 2026, Ade Sukron Target Akhir Oktober Mulai Jalan
Pilkades Sudah Usai, Tapi 5 Desa di Cibitung Justru Dipimpin 5 Sosok Ini
Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Wawali Harris Bobihoe Hadiri Maulid Nabi di Pondokgede, Ajak Warga Teladani Rasulullah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Gebrak Pasar di Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 23:07 WIB

APBD Tembus Rp7,8 Triliun, Asep Surya Atmaja Bongkar Tambahan Rp24 Miliar untuk BPJS

Selasa, 29 September 2026 - 22:49 WIB

DPRD Kebut Perubahan APBD 2026, Ade Sukron Target Akhir Oktober Mulai Jalan

Berita Terbaru

Petugas gabungan Pemerintah Kota Bekasi membongkar bangunan liar yang berdiri di atas lahan Perum Jasa Tirta (PJT) II di kawasan Tanah Apit, Kelurahan Medansatria, Kota Bekasi, Rabu (7/10/2026). Penertiban dilakukan terhadap 88 bangunan untuk mendukung pelebaran jalan, normalisasi sungai, dan pembangunan pedestrian.

Bekasi

Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangunan Liar di Lahan PJT II

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB