Kabupaten Bekasi – Ribuan jamaah dari kalangan Muhammadiyah memadati kawasan Grand Wisata, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).
Sejak pagi, arus kedatangan jamaah terus meningkat. Berdasarkan pantauan di lapangan, jamaah mulai berdatangan sejak pukul 05.20 WIB di sekitar perempatan Go Wet Waterpark Grand Wisata.
Menjelang pelaksanaan salat, kepadatan semakin tinggi hingga sebagian jamaah meluber ke badan jalan.
Salat Id dimulai pukul 06.50 WIB dengan khatib Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad.
Dalam khutbahnya, ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama bulan Ramadan.
“Puasa harus meninggalkan dampak dalam kehidupan kita. Jangan hanya menahan lapar dan haus, tapi ada perubahan sikap dan perilaku,” ujarnya.
Ia mengajak jamaah untuk mempertahankan kebiasaan baik seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak sedekah dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Dadang juga menyoroti pentingnya kepedulian sosial, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi COVID-19.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menghadapi kesulitan ekonomi.“Dalam situasi seperti ini, kepekaan sosial harus dijaga. Jangan sampai kita hidup berkecukupan, sementara orang di sekitar kita kesulitan,” tuturnya.
Ia juga menyinggung kondisi global yang turut memengaruhi ekonomi, termasuk konflik internasional yang berdampak pada harga energi dan kebutuhan pokok serta berpotensi meningkatkan angka pemutusan hubungan kerja (PHK).
Pelaksanaan salat Id berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian yang mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Unsur pengamanan internal seperti Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) turut membantu mengatur jamaah.
Jamaah laki-laki menempati shaf bagian depan, sementara perempuan berada di bagian belakang. Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan terasa sejak gema takbir berkumandang hingga selesainya rangkaian ibadah. (*)










