Ekosistem PNM Ciptakan Pemberdayaan Lintas Generasi, dari UMKM hingga Lapangan Kerja

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Ika Astuti, nasabah PNM Mekaar Unit Cibitung 2 Cabang Bekasi, menunjukkan produk usaha kue rumahan yang dikembangkannya berkat dukungan pembiayaan dan pendampingan PNM.

i

Ibu Ika Astuti, nasabah PNM Mekaar Unit Cibitung 2 Cabang Bekasi, menunjukkan produk usaha kue rumahan yang dikembangkannya berkat dukungan pembiayaan dan pendampingan PNM.

Bekasi – Dampak pandemi Covid-19 masih menyisakan cerita perjuangan bagi banyak keluarga Indonesia. Tidak sedikit rumah tangga yang harus bertahan di tengah kehilangan sumber penghasilan utama. Di situasi tersebut, peran ibu sebagai penopang ekonomi keluarga menjadi semakin krusial.

Melalui ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus mendorong ibu-ibu prasejahtera agar mampu bangkit, mandiri, dan berdaya secara ekonomi. Program PNM tidak hanya menghadirkan akses permodalan, tetapi juga pendampingan menyeluruh bagi pelaku usaha ultra mikro.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Ibu Ika Astuti, nasabah PNM Mekaar Unit Cibitung 2, Cabang Bekasi, yang bergabung sejak 2022. Perjalanan usahanya dimulai ketika sang suami terdampak pemutusan hubungan kerja saat pandemi.

Baca Juga :  ACP Tegak Lurus! Doa Bersama Menangkan Anen Cerdik Parwoto Guncang Dusun 3
Ibu Ika Astuti, nasabah PNM Mekaar Unit Cibitung 2 Cabang Bekasi, menunjukkan produk usaha kue rumahan yang dikembangkannya berkat dukungan pembiayaan dan pendampingan PNM.

Kondisi tersebut mendorongnya untuk mencari solusi demi menopang ekonomi keluarga.Berbekal pembiayaan awal sebesar Rp3 juta dari PNM, Ibu Ika mulai mengembangkan usaha rumahan berbasis keahlian membuat kue.

Seiring waktu, usaha tersebut terus bertumbuh.Pendampingan yang diberikan PNM tidak berhenti pada akses modal. Ibu Ika juga mendapatkan pelatihan pemasaran digital, penguatan manajemen usaha, hingga fasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal sebagai fondasi legalitas usahanya.

Baca Juga :  TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, UMK Panen Pengunjung dan Ekonomi Lokal Bergeliat

“Pendampingan ini membuat saya lebih percaya diri dan punya arah yang jelas dalam berjualan,” ungkap Ibu Ika.

Berkat konsistensinya, pembiayaan usahanya kini meningkat menjadi Rp6 juta.Dampak pemberdayaan tersebut tidak hanya dirasakan dalam pertumbuhan usaha, tetapi juga meluas ke lingkup keluarga.

Ibu Ika Astuti menyiapkan dan mengemas produk kue buatannya di rumah produksi, sebagai bagian dari proses usaha yang terus berkembang sejak bergabung dengan PNM pada 2022.

Melalui ekosistem pemberdayaan yang dibangun, PNM turut menghadirkan peluang kerja bagi anak Ibu Ika yang kini bergabung sebagai Account Officer, garda terdepan dalam mendampingi para nasabah.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Melantik 2 Pejabat Esselon II dan III

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menjelaskan bahwa kisah tersebut mencerminkan pendekatan pemberdayaan PNM yang bersifat holistik.

“Kisah ini menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya berdampak pada pertumbuhan usaha, tetapi juga menciptakan efek berantai bagi keluarga. PNM berkomitmen menghadirkan ekosistem yang mendorong kemandirian ekonomi sekaligus membuka akses lapangan kerja bagi generasi berikutnya,” ujarnya.

Melalui model pemberdayaan lintas generasi ini, PNM menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong UMKM Indonesia agar semakin tangguh dan berkelanjutan.(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan
DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih
DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
14 Tahun Pakai Daihatsu Terios, Pemilik Ini Tempuh 109 Ribu Km dan Tetap Setia
Jakarta Fair 2026 Banjir Promo Kecantikan, Belanja Makeup dan Skincare Berhadiah Emas Logam Mulia
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:38 WIB

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Berita Terbaru