Ahli Waris Nelayan di Bekasi Terima Santunan Rp42 Juta, Ini Pesan BPJS Ketenagakerjaan

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Neneng (tengah), ahli waris almarhum Bapak Sakim, menerima simbolis santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang yang diserahkan bersama Wadah Agen Perisai Lavandafood MDH di Kampung Beting, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/9/2025).

i

Ibu Neneng (tengah), ahli waris almarhum Bapak Sakim, menerima simbolis santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang yang diserahkan bersama Wadah Agen Perisai Lavandafood MDH di Kampung Beting, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/9/2025).

Bekasi – BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang bersama Wadah Agen Perisai Lavandafood MDH menggelar sosialisasi program bagi pekerja bukan penerima upah di Kampung Beting, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/9/2025). Acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kematian kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Santunan sebesar Rp42 juta diberikan kepada Ibu Neneng, istri dari almarhum Bapak Sakim, seorang nelayan yang belum lama ini meninggal dunia. Dana santunan langsung ditransfer ke rekening ahli waris tanpa melalui perantara.

Dalam momen penuh haru, Ibu Neneng mengucapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya Ibu Neneng, ahli waris dari almarhum suami saya, Bapak Sakim. Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang sudah membantu. Santunan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Terima kasih juga untuk dukungan warga Kampung Beting, Bekasi,” ucapnya.

Direktur Kantor Perisai Lavandafood MDH, Lanin Alawin, menegaskan bahwa manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sudah dirasakan nyata oleh masyarakat, khususnya pekerja sektor informal.

“Alhamdulillah hari ini kami melakukan sosialisasi di Muara Gembong dengan antusiasme warga yang luar biasa. Bahkan ada peserta yang sudah merasakan langsung manfaatnya. Almarhum Bapak Sakim, yang hampir satu tahun menjadi peserta BPJS, kini keluarganya menerima santunan Rp42 juta. Ini bukti pentingnya perlindungan BPJS bagi para pekerja,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Ito Sucipto, Agen Perisai Lavandafood MDH di Kecamatan Muara Gembong. Ia menuturkan bahwa pihaknya aktif melakukan pendaftaran langsung ke masyarakat.

“Hari ini kami melakukan sosialisasi dan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia. Alhamdulillah, respon masyarakat sangat positif dan banyak yang langsung mendaftar. Program ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha maupun pekerja rentan seperti nelayan,” jelasnya.

Sementara itu, Nur Rahmah Ningsi, Account Representative Khusus sekaligus Pembina Kantor Wadah Agen Perisai Lavandafood MDH Bekasi Cikarang, menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen melindungi seluruh pekerja di Kabupaten Bekasi.

“Assalamualaikum Wr. Wb. Hari ini Alhamdulillah kami dari BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang telah mengadakan sosialisasi terkait program manfaat bukan penerima upah. Selain memberikan informasi, kami juga menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris almarhum Bapak Sakim yaitu Ibu Neneng. Santunan Rp42 juta telah diterima langsung ke rekening beliau tanpa perantara.

Harapan kami, ke depan seluruh pekerja di Kabupaten Bekasi dapat ter-cover BPJS Ketenagakerjaan baik penerima upah maupun bukan penerima upah. Mari bersama-sama memberikan perlindungan bagi pekerja di Indonesia. Caranya mudah, cukup mendaftar melalui bpjsketenagakerjaan.go.id atau kanal resmi lainnya, termasuk melalui Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Pastikan THR Pegawai Cair Dalam Waktu Dekat

Terima kasih kepada warga Kampung Beting yang telah menyambut kegiatan ini dengan antusias luar biasa,” tutur Nur Rahmah.

Baca Juga :  Era Baru Stasiun Bekasi! JPO Terhubung Langsung ke Stasiun, Kemacetan Segera Terurai

Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dan penuh semangat. BPJS Ketenagakerjaan berharap kegiatan ini bisa memperluas jangkauan perlindungan sosial di Kabupaten Bekasi, sehingga para pekerja—baik penerima upah maupun bukan penerima upah—dapat terlindungi dari risiko kerja..(*)

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Kampung Pansiunan Bogor
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AEZ “Pusing” Saat Dipanggil! Eks Dirut Tirta Bhagasasi Mangkir di Kasus Korupsi Rp4,5 M
Skandal Air Bersih Bekasi! 3 Pejabat Jadi Tersangka, Rp4,5 Miliar Diduga Raib
Resmi Daftar Pilkades, Rusman S.H Diantar Sekitar 1.000 Warga ke Sekretariat Panitia
300 Talenta Muda Bekasi Siap Masuk Industri Digital
Berkas Lengkap, Kejari Bekasi Tahan Anggota DPRD NY dan Dua Tersangka Kasus Pengeroyokan
Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 130 Ribu Liter Air Bersih ke Karangsegar
Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:50 WIB

AEZ “Pusing” Saat Dipanggil! Eks Dirut Tirta Bhagasasi Mangkir di Kasus Korupsi Rp4,5 M

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:43 WIB

Resmi Daftar Pilkades, Rusman S.H Diantar Sekitar 1.000 Warga ke Sekretariat Panitia

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

300 Talenta Muda Bekasi Siap Masuk Industri Digital

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:39 WIB

Berkas Lengkap, Kejari Bekasi Tahan Anggota DPRD NY dan Dua Tersangka Kasus Pengeroyokan

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Berita Terbaru