Dinas Kesehatan Bekasi Evaluasi Layanan Puskesmas Cikarang Utara Viral di Medsos

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 00:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah (foto.doc)

i

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah (foto.doc)

Bekasi – Dugaan penolakan pasien di Puskesmas Cikarang Utara yang sempat viral di media sosial mendapat respons cepat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Kepala Dinas Kesehatan, Alamsyah, langsung melakukan evaluasi terhadap pelayanan puskesmas dan memastikan pasien telah mendapat penanganan medis di RSUD Kabupaten Bekasi. Klarifikasi juga disampaikan pihak Puskesmas bahwa pelayanan telah dilakukan sesuai prosedur, meski terjadi diskomunikasi di lapangan.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa seorang warga Buni Asih, Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, tidak dapat berobat di puskesmas tersebut. Disebutkan bahwa pasien tidak memperoleh kartu antrean maupun surat rujukan, dan diarahkan langsung ke rumah sakit.

Baca Juga :  Gedung Baru Dinas Kesehatan Akhirnya Diresmiikan

Menanggapi hal tersebut, Alamsyah menyatakan pihaknya langsung turun melakukan monitoring dan evaluasi. Ia memastikan bahwa pasien sudah ditangani di RSUD Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sudah evaluasi, pasien sudah ditangani RSUD Kabupaten Bekasi,” katanya, Kamis (10/4/2025).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cikarang Utara, dr. Novrizal, memberikan klarifikasi terkait situasi yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa pasien datang pada pukul 20.37 WIB dengan keluhan anaknya tertusuk paku, sementara masih terdapat sekitar 20 pasien lain yang menunggu pemeriksaan dokter.

Novrizal menyebutkan, Puskesmas Cikarang Utara merupakan satu dari dua puskesmas di Kabupaten Bekasi yang membuka layanan sore hari, yakni dari pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Namun, puskesmas tersebut berstatus non rawat inap, hanya menyediakan layanan persalinan 24 jam, dan tidak memiliki fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam.

Baca Juga :  Bekasi Siap Buka-Bukaan! Pemkot Latih Semua PPID Demi Transparansi Maksimal ke Warga

“Jumlah pasien sore saat itu mencapai 92 orang, dan sehari sebelumnya bahkan mencapai 158 orang, karena lonjakan pascalibur panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kasus anak tertusuk paku termasuk kejadian yang membutuhkan serum Anti Tetanus (ATS), yang tidak tersedia di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas. Oleh karena itu, petugas menyarankan agar pasien langsung menuju IGD rumah sakit tanpa perlu surat rujukan. Namun, terjadi diskomunikasi karena pasien tetap bersikeras untuk dilayani di puskesmas.

Baca Juga :  PSN 3M Cara Efektif Lakukan Pencegahan Penyakit DBD

“Petugas telah memberikan edukasi kepada pasien sesuai kondisi dan prosedur yang berlaku. Namun pasien tetap memaksa hingga mulai merekam kejadian,” tambahnya.

Pihak Puskesmas Cikarang Utara menyayangkan adanya kesalahpahaman yang terjadi antara petugas dan pihak pasien, serta menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dalam situasi darurat. 

Ke depan, pihak puskesmas bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kasus kegawatdaruratan yang memerlukan rujukan langsung ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan. (Adv)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Harris Bobihoe Hadiri Maulid Nabi di Pondokgede, Ajak Warga Teladani Rasulullah
Gebrak Pasar di Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta
APBD Tembus Rp7,8 Triliun, Asep Surya Atmaja Bongkar Tambahan Rp24 Miliar untuk BPJS
DPRD Kebut Perubahan APBD 2026, Ade Sukron Target Akhir Oktober Mulai Jalan
Pilkades Sudah Usai, Tapi 5 Desa di Cibitung Justru Dipimpin 5 Sosok Ini
Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan
190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Wawali Harris Bobihoe Hadiri Maulid Nabi di Pondokgede, Ajak Warga Teladani Rasulullah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Gebrak Pasar di Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 23:07 WIB

APBD Tembus Rp7,8 Triliun, Asep Surya Atmaja Bongkar Tambahan Rp24 Miliar untuk BPJS

Selasa, 29 September 2026 - 22:49 WIB

DPRD Kebut Perubahan APBD 2026, Ade Sukron Target Akhir Oktober Mulai Jalan

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIB

Pilkades Sudah Usai, Tapi 5 Desa di Cibitung Justru Dipimpin 5 Sosok Ini

Berita Terbaru