Badan Pengelola Keuangan Haji /BPKH gelontorkan dana segar ke Bank Muamalat

- Redaksi

Rabu, 5 Januari 2022 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bakal mendapat gelontoran modal investasi dengan total Rp 3 triliun dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Rp 1 triliun dari rights issue dan Rp 2 triliun dari penyerapan sukuk Subordinasi yang diterbitkan nya.

Achmad Kusna Permana selaku Direktur Utama Bank Muamalat menyatakan hingga lima tahun ke depan, tidak akan melakukan aksi perkuatan modal. Ia menargetkan pembiayaan bisa tumbuh 15 hingga 20 persen di sepanjang 2022 dengan menyasar segmen yang telah diseleksi termasuk supply chain yang dimiliki oleh ekosistem BPKH.

Baca Juga :  Nuanza Hotel & Convetion Cikarang Hadirkan Paket Spesial Tahun Baru 2022

“Kita juga tidak bisa jor-joran, sehingga harus menyalurkan kredit ke yang berisiko rendah. Sisanya kita akan menempatkan dana ke instrumen syariah yang memberikan keuntungan seperti surat berharga,” papar Permana kepada awak media di Jakarta pada Selasa (4/1/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BANK Muamalat akan terus memperkuat dana pihak ketiga (DPK) dengan menyasar himpunan dana murah atau current account and saving account (CASA). Sebab, bank juga akan fokus menyasar kredit dengan risiko lebih rendah.

“Rasio CASA kita yang sebelumnya sekitar 40 persen, kini menjadi 60 persen, akan kita naikan lagi menjadi 65 persen. Untuk rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) akan terus kita pertahankan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia akan memitigasi agar tidak terjadi pemburukan kualitas pembiayaan yang telah disalurkan. Di sisi lain, Bank Muamalat akan meningkatkan penyaluran pembiayaan di tahun ini.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota melantik Pejabat Eselon IIIA dan IVA

Terlebih, Bank Muamalat telah mengalihkan pembiayaan berkualitas rendah senilai Rp 10 triliun kepada PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero). Dengan pengelolaan oleh PPA ini, maka NPF Bank Muamalat turun menjadi sekitar 0,58 persen.

Baca Juga :  Hari Ini, KPK Menggeledah Kantor DPMTSP Kabupaten Bekasi

Selain itu, Bank Muamalat menargetkan bisa menggerek pendapatan berbasis komisi sebagai sumber pemasukan di tahun ini. Dengan memperkuat layanan digital yang akan diberikan kepada masyarakat.

Seiring masuknya Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) sebagai pemegang saham pengendali, Bank Muamalat akan fokus mengembangkan layanan perbankan pada ekosistem haji dan umroh. Juga menyasar ke berbagai sektor yang ada di ekosistem halal.

(bud)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

XLSMART Catat Pertumbuhan Positif Pascamerger, Pendapatan Tembus Rp42,49 Triliun
XLSMART DAY Sulap 2,2 Ton Sampah Jadi Energi, Nol Sampah Berakhir di TPA
AXIS CUP 2026 Digelar di 88 Kota, Turnamen Esports Nasional Didukung AXIS 5G AF
Long Weekend Mei, Nikmati Staycation Seru dan Kulineran di Vasaka Hotel Jakarta
Long Weekend Dimulai, 1,5 Juta Kendaraan Diprediksi Serbu Tol Jabotabek
XLSMART Tancap Gas Awal 2026, Laba Melonjak 254 Persen dan 5G Makin Luas
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia, Perkuat Industri Pameran RI
Tri Adhianto Dukung Pendidikan Antikorupsi di Sekolah Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:20 WIB

XLSMART Catat Pertumbuhan Positif Pascamerger, Pendapatan Tembus Rp42,49 Triliun

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:39 WIB

XLSMART DAY Sulap 2,2 Ton Sampah Jadi Energi, Nol Sampah Berakhir di TPA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:05 WIB

AXIS CUP 2026 Digelar di 88 Kota, Turnamen Esports Nasional Didukung AXIS 5G AF

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Long Weekend Mei, Nikmati Staycation Seru dan Kulineran di Vasaka Hotel Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:28 WIB

Long Weekend Dimulai, 1,5 Juta Kendaraan Diprediksi Serbu Tol Jabotabek

Berita Terbaru