Dinkes Kota Bekasi Sosialisasikan Program Kebas

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2020 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi lakukan sosialisasi Bebas Tuberkulosis kepada seluruh lurah, Kepala Puskesmas dan stakeholder terkait di Hotel Merapi Merbabu. (07/10/2020)

Dihadiri oleh lurah se-Kota Bekasi, Kepala Puskesmas se-Kota Bekasi dan Stakeholder terkait acara yang dibuka langsung oleh Tanti Rohilawati Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi berjalan dengan lancar.

Beliau memaparkan perkembangan seputar penyakit Tuberkulosis yang ada di Kota Bekasi. Tercatat negara Indonesia masuk urutan ke-3 temuan kasus penyakit Tuberkulosis terbanyak di dunia dibawah negara India dan China, begitu juga di Provinsi Jawa Barat berada di posisi ke-3 dibawah Papua dan Banten.

Baca Juga :  Tradisikan Open House, Cara Kuwu Ciperna Dekat dengan Masyarakat

Berangkat dari hal ini, Tanti selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi menilai perlu adanya gebrakan yang dilakukan oleh Pemerintah agar dapat juga memfokuskan perhatianya kepada penyebaran penyakit Tuberkulosis ditengah maraknya pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini.

Maka dari itu Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengeluarkan gagasan atau ide Inovasi Proyek Perubahan yang bertajuk “KEBAS TBC Dengan 5T” Kecamatan Bebas Tuberkulosis.

Adapun 5T beserta jenis penemuan yang dimaksud adalah :

* Penemuan Pasif dengan jejaring layanan TBC (Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat) oleh Tim DOTS

T1. Tersedianya SK PPM TBC Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

T2. Tersedianya SK TIM DOTS di fasilitas pelayanan kesehatan

Baca Juga :  Pembangunan Simpang Susun Selatan Hampir Selesai, Jasa Marga Targetkan Penyelesaian Konstruksi pada Juli 2020

T3. Tersedianya SK Protokol Kesehatan TBC

* Penemuan Aktif berbasis keluarga dan masyarakat (Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat)

T4. Tersedianya Kartu Kendali Follow Up pemeriksaan laboratorium pengobatan pasien TBC oleh kader TBC pendamping

T5. Tersedianya Kartu Kendali minum obat pasien TBC oleh kader TBC pendamping

“Bukan suatu hal yang mudah menjalankan proyek perubahan untuk menekan angka penyebaran Tuberkulosis ditengah pandemi Covid-19 yang sedang mewabah di Kota Bekasi, akan banyak kendala yang dihadapi” Ujar Tanti Rohilawati

“Salah satu kendalanya adalah Pembatasan terkait pertemuan secara langsung dengan adanya protokol kesehatan sehingga para kader dan tim yang mendampingi tidak dapat seterusnya melakukan kunjungan langsung namun bisa melalui virtual. Bukan hanya itu saja, kita tahu dari segi pendanaan, tenaga dan perhatian semua masih terkonsentrasi kepada kasus pandemi Covid-19”. tandasnya

Baca Juga :  Adiwiyata 2025: Bekasi Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan

Namun dibalik kendala-kendala yang dihadapi, pemerintah optimis dengan adanya program ini dapat menekan kasus Tuberkulosis yang ada di Kota Bekasi.

“Dalam hal ini kami Pemerintah Kota Bekasi berharap adanya efek jangka panjang dari program inovasi proyek perubahan KEBAS TBC dengan 5T agar terciptanya Kota Bekasi bebas dari Tuberkulosis, atau minimalnya perkecamatan sudah dapat mengurangi kasus-kasus TBC dan tidak menularkan.” tegasnya.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AEZ “Pusing” Saat Dipanggil! Eks Dirut Tirta Bhagasasi Mangkir di Kasus Korupsi Rp4,5 M
Skandal Air Bersih Bekasi! 3 Pejabat Jadi Tersangka, Rp4,5 Miliar Diduga Raib
Wali Kota Bekasi Lantik 24 Pejabat, Tekankan Keterbukaan dan Respons Cepat
Resmi Daftar Pilkades, Rusman S.H Diantar Sekitar 1.000 Warga ke Sekretariat Panitia
DCKTR Kabupaten Bekasi Dukung Program Rumah ASN Kemenimipas Lewat Sinergi Penyediaan Hunian
300 Talenta Muda Bekasi Siap Masuk Industri Digital
DCKTR Pastikan Pembangunan Infrastruktur 2026 Berjalan Sesuai Target
Berkas Lengkap, Kejari Bekasi Tahan Anggota DPRD NY dan Dua Tersangka Kasus Pengeroyokan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:50 WIB

AEZ “Pusing” Saat Dipanggil! Eks Dirut Tirta Bhagasasi Mangkir di Kasus Korupsi Rp4,5 M

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Skandal Air Bersih Bekasi! 3 Pejabat Jadi Tersangka, Rp4,5 Miliar Diduga Raib

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:20 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 24 Pejabat, Tekankan Keterbukaan dan Respons Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:31 WIB

DCKTR Kabupaten Bekasi Dukung Program Rumah ASN Kemenimipas Lewat Sinergi Penyediaan Hunian

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

300 Talenta Muda Bekasi Siap Masuk Industri Digital

Berita Terbaru