Maggie: Situasi dan Tantangan Perempuan dalam Berbisnis di Era Ekonomi Digital

- Redaksi

Rabu, 20 November 2019 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maggie Wijaya Mahasiswi President University, Semester 1 Jurusan MM Tech

i

Maggie Wijaya Mahasiswi President University, Semester 1 Jurusan MM Tech

RJN, Cikarang – Usaha mikro kecil menengah (UMKM) memegang peranan penting bagi perekonomian dengan kontribusi yang tinggi bagi pendirian bisnis (99%) dan PDB (60%) di tahun 2018. Jumlah UMKM di tahun 2018-2019 mencapai 57,83 juta dan 60% di antaranya dikelola oleh perempuan atau setara dengan 37 juta perempuan wirausaha.

Sayanganya, kemajuan pemberdayaan ekonomi perempuan, perempuan wirausaha masih menghadapi tantangan dalam mengakses pengembangan keterampilan, menemui hambatan dalam mendapatkan modal untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka, serta dalam mengakses jaringan bisnis.

Hal ini sebagian besar terjadi karena norma dan budaya yang bersifat diskriminatif terhadap perempuan.

Maggie Wijaya salah satu mahasiswi kampus President University mengatakan, sebenarnya dari segi kebijakan dan peluang bisnis untuk perempuan sangat terbuka lebar. Namun, bagaimana keberpihakan tidak menjurus pada perempuan yang seolah-olah sosok tak berdaya.

Selain itu, ia menyampaikan perempuan juga harus berani dan percaya diri dalam mengelola bisnis. Apalagi zaman sekarang informasi mudah didapatkan lewat akses internet.

“Perempuan bisa mengambil kesempatan untuk berbisnis dengan mengikuti pelatihan. Pemerintah mempermudah mengakses informasi mengenai bisnis UMKM di internet. Bahkan, saat ini pemerintah membantu mengembangkan bisnis dari kecil ke menengah lewat pembinaan,” ujarnya Meggi mahasiswi jurusan MM Tech 2019 yang kini masih duduk di semester 1.

Baca Juga :  Polisi Sisihkan Rezeki Pribadi dengan Bagi-bagi Takjil di Jalan

“Tantangan bisnis bagi perempuan sebenarnya dari diri sendiri dan lingkungan terdekat seperti keluarga.”  

Studi menjelaskan jika perempuan menghabiskan waktu 3x lebih banyak dibanding pria untuk mengurus keluarga. Seharusnya, ada pembagian peran yang adil dalam keluarga. Agar perempuan lebih bebas berkreativitas.

“Izin keluarga, tidak tahu harus mulai dari mana, norma keluarga menjadi tantangan bagi perempuan untuk melakukan bisnis,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Rotasi 8 Orang Pejabat Tinggi Pratama

Untuk itu, tidak ada salah untuk para perempuan mengikuti komunitas bisnis, banyak membaca agar kita tidak ragu dalam berbisnis.

Meningkatkan akses dan kesempatan perempuan untuk berwirausaha adalah dengan memastikan perempuan memperoleh pengembangan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan pasar dan kebutuhan di dunia kerja yang terus berubah, serta agar perempuan mampu untuk mengambil keputusan dan membuat pilihan menyangkut hidupnya.

Penulis : Maggie Wijaya Mahasiswi President University, Semester 1 Jurusan MM Tech 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Bekasi: Duduk Bersama Tokoh Agama Perkuat Kerukunan
DPRD Bekasi: IKU 2025 Mayoritas Tercapai, Soroti Kota Layak Anak dan Banjir
Pemkab Bekasi Perkuat Kepemimpinan Berintegritas Lewat Talkshow Kemendagri
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:04 WIB

Wawali Bekasi: Duduk Bersama Tokoh Agama Perkuat Kerukunan

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

DPRD Bekasi: IKU 2025 Mayoritas Tercapai, Soroti Kota Layak Anak dan Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 16:53 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Kepemimpinan Berintegritas Lewat Talkshow Kemendagri

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !