Wiranto Diserang, Kang Maman: Kok Bisa Kecolongan?

- Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2019 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Pertahanan dan keamanan Indonesia dalam keadaan tidak baik-baik saja. Hal itu diungkapkan Maman Imanulhaq, anggota Fraksi PKB DPR RI dalam merespons aksi penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten.

“Intinya ada masalah yang mengganggu keamanan dan stabilitas negara kita, aksi radikal ini akan jadi sorotan dunia, sosial media cepat sekali mengabarkan dan jelas akan mempermalukan kita, dimana kerja kepolisian dan intelijen? Kok bisa kecolongan?” kata pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka yang akrab disapa Kang Maman, Kamis (10/10/2019).

Baca Juga :  Menkes di Bravo 500 Summit 2026: Target Usia Hidup Sehat Naik, Digitalisasi Jadi Kunci

Sikap tegas Presiden Joko Widodo dengan memberangus organisasi yang jelas membawa pesan khilafah dan radikalisme menurutnya sudah sangat tepat. Namun, belum diiringi dengan ketegasan sikap aparat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di sosial media, HTI berani trending mengumbar pesan khilafah dan melakukan perlawanan terhadap sistem negara, toh dibiarkan saja. Kalau payung hukumnya kurang, di DPR kita buat agar aparat memiliki payung hukum melakukan pencegahan aksi radikalisme,” tandasnya.

Baca Juga :  Truk Trailer Over Dimension Menabrak JPO di Tol JORR

Menurutnya, negara tidak boleh kalah melawan radikalisme yang mengancam stabilitas, apalagi belakangan semakin intensif melakukan intervensi terhadap pemerintahan dengan adanya aksi-aksi menolak pelantikan Presiden.

“Di bawah kepemimpinan Jokowi yang terpilih secara demokratis, kita harus satu barisan menjaga nilai Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Pancasila,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Bendungan Keluhkan Penghotmix yang Tidak Sesuai RAB

Sebagai salah satu tokoh muda Nahdlatul Ulama, Kang Maman berharap para kyai kampung turun gunung melakukan dakwah sebagaimana anjuran Hadrotusyaikh Hasyim Asy’ary.

“Bahwa mencintai negara adalah final, mari para kyai kampung, kita jaga lingkungan kita dari paparan radikalisme yang secara organisatoris dibubarkan, tapi fahamnya tetap menjalar,” pungkasnya.

(uan/rjn)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB