Wakil Bupati Majalengka Ajak Masyarakat Kembali Giatkan Magrib Mengaji

- Redaksi

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka – Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana gencar melakukan safari bertajuk keagamaan, seperti yang dilakukannya pada Selasa (19/3/2019). Tarsono melakukan kunjungan safari Isro Mi’raj tingkat Kabupaten Majalengka ke Kecamatan Bantarujeg dan Telaga serta mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor keagamaan.

Kegiatan tersebut sekaligus launching pemberian insentif untuk guru ngaji, imam masjid, guru madrasah, bantuan sarana dan prasarana keagamaan serta tambahan penghasilan untuk kepala desa dan perangkat desa sekaligus penyerahan KTP elektronik gratis.

Baca Juga :  Ketua KPU Kota Bekasi Optimis Pilwalkot Bekasi Diikuti Banyak Partisipan

Wabup mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menggalakan kembali magrib mengaji. Masyarakat diminta mendorong anak anak mereka untuk mengaji di waktu magrib baik di rumah maupun d mushola dan pesantren.

“Masyarakat harus berperan aktif dalam mengawasi anak anak kita penerus bangsa, pendidikan agama harus leboh diperhatikan supaya terbentuk penerus bangsa yang agamis,” ungkapnya.

Tarsono menyebutkan, jika dirinya dan Bupati Majalengka, Karna Sobahi melalui program 100 hari kerja telah berupaya untuk menyentuh seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama, pengurus mushola, dan guru ngaji.

Baca Juga :  Bappeda Kabupaten Bekasi Canangkan Predikat Kabupaten Sehat

“Pada tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah mencanangkan program 100 hari kerja. Di antaranya hari ini saya datang ke Kecamatan Bantarujeg dan Talaga sekaligus memberian insentif untuk guru ngaji, guru madrasah diniyah, imam masjid dan bantuan saraana ibadah,” tutur Tarsono

Menurutnya, dengan memberikan insentif kepada para pegiat keagamaan diharapkan perekonomian mereka terbangun. Sehingga dalam mengemban tugas untuk memberikan pendidikan agama islam lebih bersemangat.

Baca Juga :  Hadiri Tarhib Ramadhan Bobihoe : DMI Konsisten Bina Ummat dan Agen Penebar Kebajikan

“Kita berupaya untuk mensejahterakan para guru ngaji, marbot, muadzin, guru diniyah supaya mereka bersemangat dalam mengajarkan agama kepada masyarakat”.

Di tengah kemajuan tekhnologi, minat anak anak untuk belajar agama semakin menurun. Sedangkan pendidikan agama merupakan kebutuhan yang sangat urgen dan mendasar bagi pembentukan karakter anak.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan
Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak
Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan
Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf
Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda
Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:00 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:32 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:16 WIB

Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Berita Terbaru