RJN, Cirebon – RSUD Waled merawat pasien tanpa identitas yang berjenis kelamin perempuan (Mrs. X) akibat mengalami luka patah tulang di tiga bagian tubuhnya yang diakibatkan kecelakan tabrak lari di Desa Cikulak Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.
Sudah 2 minggu lebih merawat pasien Mrs. X yang di duga ODGJ, selain itu tidak ada dari pihak keluarga yang datang dan untuk biaya perawatannya sendiri hampir 30 jutaan.
“Kami sedang berkomunikasi dengan pihak Dinsos, apabila sudah sembuh maka eks ODGJ merupakan kewenangan Dinsos”. Ungkap dr. Dwi pada media rakyatjabarnews.com saat ditemui diruang kantornya, Senin (29/10/2018).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
dr. Dwi menambahkan pasien ODGJ paska oprasi akan dirawat sampai sembuh,”jelasnya.
Sedangkan menurut Kepala Ruang Pelayanan, Ari Tunjungsari menjelaskan kondisi pasien dalam 2 minggu lebih ini tidak bisa diajak berkomunikasi, untuk umur diperkirakan antara 60 tahunan.
“Walaupun ODGJ kita berikan pelayanan yang terbaik, karena Mrs. X ini untuk makan saja kami suapin bahkan untuk pempers saja kami beli secara berswadaya,”paparnya.
Sedangkan menurut Humas RSUD Waled, Haji Ucup menjelaskan jika Mrs. X diantarkan oleh pihak Kepolisian setempat berkat laporan warga adanya korban lakalantas (Red. Tabrak lari) di Desa Cikulak.
“Sampai hari ini pasien Mrs. X belum ada dari pihak keluarga yang datang mencari,”ujarnya.(ymd/rjn)









