Target 60 Ribu Sertifikat Gratis, Masyarakat Cirebon Dihimbau Berhati-hati

- Redaksi

Senin, 29 Oktober 2018 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Program PTSL yang di gratisakan oleh Pemerintah, masyarakat dihimbau berhati-hati dengan oknum yang memungut biaya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sertifikasi melalui PTSL gratis.

Namun  warga dikenakan biaya sebesar Rp 150.000 per bidang tanah di tingkat Desa. Biaya itu untuk transportasi aparat desa, biaya warkah, dan biaya meterai.

Baca Juga :  Tak Disangka terdapat Mata Air Tawar Besar di Pantai Waruduwur

“Landasan hukum biaya 150 ribu itu ditetapkan oleh SKB 3 Menteri yaitu Menteri ATR/BPN, Mendagri dan Mendes. Ungkap Yono salah satu Pegawai BPN di Cirebon saat dihubungi melalui saluran telpon, Senin (29/10/2018).

Yono menambahkan pihak Pemerintah Desa hanya diperbolehkan memungut biaya sebesar 150 ribu untuk biaya materai, patok dan berkas berkas, adapun tim pengukur merupakan perusahaan rekanan yang dibiayai oleh APBN”

Baca Juga :  Mendag Pastikan Pasokan Pangan Jelang Hari Raya Idul Adha Aman

“BPN memiliki target dalam tahun anggaran ini di Kabupaten Cirebon sebanyak 60 ribu sertifikat, sertifikat yang kami keluarkan gratis sesuai program Pemerintah Pusat,”ujarnya.

Sedangkan ditempat berbeda, Yusup Kuwu Greged menjelaskan jika Desa nya sudah 2 kali mendapatkan program PTSL dengan total 1500 bidang sertifikat.

Baca Juga :  Tri Adhianto Apresiasi Penggerak Koperasi Tiga Raih Penghargaan Tingkat Nasional

“Alhdulillah Desa greged sudah 2 tahun mendapatkan PTSL, biaya nya hanya 150 ribu sesuai biaya yang ditetapkan oleh SKB 3 Menteri,” paparnya kepada rakyatjabarnews.com.

Masih menurut Yusup program PTSL sangat membantu masyarakat karena hanya dengan biaya 150 ribu masyarakat bisa memiliki Sertifikat tanah,”tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami