Aneh, 3 Hari Buka Posko Kesehatan Tanpa Umbul-Umbul

- Redaksi

Rabu, 28 Februari 2018 - 21:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Berbondong-bondong bantuan terus mengalir untuk korban banjir ke Cirebon Timur, mulai dari masyarakat biasa sampai tokoh politik hadir di kawasan Cirebon Timur. Namun, berbeda dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled yang 3 hari berturut-turut membuka posko kesehatan tanpa memasang umbul-umbul.

Menurut Humas RSUD Waled, Haji Usup seusai mendampingi dokter dan tenaga kesehatan yang melakukan pengobatan gratis di Desa Ciledug Lor, mengatakan bahwa posko kesehatan yang dibuka oleh RSUD Waled tidak memasang umbul-umbul karena niatnya juga membantu demi kemanuasian.

Baca Juga :  Salut, Warga Curug Wetan Selalu Mendonorkan Darahnya

“Kami tidak ingin dianggap riya dan sombong, karena pembukaan posko bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan desa,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Direktur Utama RSUD Waled, dr. H. Budi Setiawan Soenjaya, MM, sejak dari awal terjadinya banjir pada hari Rabu (21/2) lalu, pihaknya langsung turun untuk membantu para korban dengan memberi makan dan minimum.

Baca Juga :  GP Ansor Swasembada Buktikan dengan Panen Jagung 3 Hektar

“Sekali kirim, langsung 500 bungkus nasi siap santap, air mineral, dan mie instan ke setiap titik bencana,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (28/2).

Adapun pembukaan posko kesehatan yang dilaksanakannya melalui kerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Ciledug dan Kecamatan Pasaleman. Sehingga, bantuan pelayanan kesehatan bisa tepat sasaran kepada masyarakat di desa yang tertimpa musibah banjir.

Baca Juga :  Plt Dinkes Kota Bekasi Menghimbau Kepada Calhaj Perbanyak Minum Air Putih

Masih menurut Direktur Utama RSUD Waled, selain menerima pasien dari Kabupaten Cirebon, juga siap menerima pasien lintas batas khususnya korban bencan alam (banjir, red) baik dari Brebes atau pun lainnya.

Ditambahkan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSU Waled, Haji Yayan, bahwa pihak kantor juga memberikan bantuan melalui Dr. Yadi yang memberikan pelayanan kesehatan serta bantuan makan dan minimum pada masyarakat di Cirebon Timur.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan

Berita Terbaru