4 Nama Disodorkan Kepada Ridwan Kamil untuk Jadi Pimpinan DPRD Kuningan

- Redaksi

Kamis, 12 September 2019 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Sebanyak empat nama Anggota DPRD Kabupaten Kuningan resmi diusulkan kepada Gubernur Jawa barat, pada saat sidang paripurna internal DPRD Kabupaten Kuningan. Masing-masing nama yang diusulkan berasal dari Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, dan Fraksi PKB.

“Iya kita sidang perdana internal, sesuai dengan kewenang pimpinan sementara yaitu memfasilitasi terbentuknya fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kuningan. Kemudian juga memfasilitasi pimpinan dewan definitif, harus ada persetujuan dari paripurna untuk diusulkan ke Gubernur,” kata Ketua DPRD Kuningan sementara, Nuzul Rachdy, Kamis (12/9).

Baca Juga :  Wow, PPP Road Show 12 Kecamatan Kota Bekasi

Dia menyebutkan, nama-nama yang diusulkan menjadi unsur pimpinan dewan yaitu Dede Ismail (Fraksi Gerindra), H Ujang Kosasih (Fraksi PKB), dan Kokom Komariyah (Fraksi PKS). Sementara satu nama lagi dari Fraksi PDIP yakni dirinya sendiri.

“Untuk Ketua dari PDI Perjuangan saya sendiri, Nuzul Rachdy. Kemudian dari PKS Ibu Kokom, Gerindra itu H Dede Ismail, dan dari PKB itu H Ujang Kosasih,” jelasnya.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Kini Sesalkan Pernyataan Edy Mulyadi

Disamping itu, pihaknya juga membentuk, panitia khusus (Pansus) terkait pembahasan perubahan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kuningan. “Nah untuk Ketua Fraksi PDI Perjuangan sendiri Pak Dede Sembada. Sementara Wakil Ketua Fraksi PDIP Elin Lusiana dan Sekretarisnya Apang Sujaman,” terangnya.

Dia menambahkan, tugas pimpinan dewan sementara tinggal menunggu SK Gubernur terkait Pimpinan DPRD Kuningan definitif. Jika SK sudah turun, maka tinggal menunggu pelantikan pimpinan dewan.

Baca Juga :  Suparno: Semua Pekerja Wajib Dapat THR

“Tapi untuk waktu agar lebih efisien, kita berjalan paralel. Sambil menunggu proses dari provinsi, kita juga membahas Tata Tertib DPRD, jadi bersamaan,” jelasnya.

Sebab menurutnya, kedua hal terkait pimpinan dewan dan Tatib DPRD harus rampung secara bersamaan. “Karena itu harus bersamaan, pimpinan definitif disahkan setelah Tata Tertib DPRD ada,” tukasnya.

Pembahasan AKD sendiri, lanjutnya, akan dibahas usai pimpinan dewan definitif disahkan dan Tatib DPRD diparipurnakan.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Kabupaten Bekasi Gencarkan Aksi Sosial Jelang HUT ke-24, Donor Darah hingga Tanam 2.000 Mangrove
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
HUT ke-25 Demokrat, Tanam 2.000 Mangrove dan Bersihkan Pantai Muara Gembong
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:15 WIB

Demokrat Kabupaten Bekasi Gencarkan Aksi Sosial Jelang HUT ke-24, Donor Darah hingga Tanam 2.000 Mangrove

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:47 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Tanam 2.000 Mangrove dan Bersihkan Pantai Muara Gembong

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami